Jumat, 3 Juli 2026
  • Login
  • Register
Redaksi 8
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
Redaksi 8
No Result
View All Result

Masinton Rebut 451 Hektare Lahan, 100 Hektare Jadi Markas Yonif 905: Warga Manduamas Lega

Dedi Pasaribu by Dedi Pasaribu
5 September 2025
A A
Masinton Rebut 451 Hektare Lahan, 100 Hektare Jadi Markas Yonif 905: Warga Manduamas Lega
Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

LihatJuga :

Wujud Langkah Mendunia, Rektor ULM Kenalkan Peluang Studi ke Masyarakat Kano Nigeria

Akibat Gangguan Pasokan Listrik, Ketua DPRD Kapuas Minta PLN Berikan Kompensasi atas Pemadaman Listrik

Respons Aspirasi Mahasiswa, PLN UID Kalselteng Targetkan Kelistrikan Pulih Bertahap pada Juli

Soroti Maraknya Pemadaman Listrik, Mahasiswa Minta PLN Benahi Pelayanan dan Beri Kompensasi

REDAKSI8.COM, TAPTENG – Di bawah terik matahari Manduamas, deru kendaraan rombongan Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, terdengar memasuki areal kebun sawit tua. Hari itu, Rabu (3/9/2025), bukan sekadar kunjungan kerja biasa. Ia datang membawa kabar yang sudah lama dinanti warga: 451 hektare tanah negara yang dikuasai PT Sinar Gunung Sawit Raya (SGSR) akhirnya direbut kembali untuk rakyat dan negara.

Dari total itu, 100 hektare resmi dihibahkan ke Kementerian Pertahanan untuk pembangunan markas Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 905 TNI AD.

“Puluhan tahun tanah negara ini dikelola tanpa izin. Hari ini kita rebut kembali untuk rakyat dan negara. Tidak ada lagi cincai-cincai, ini tanah Ibu Pertiwi,” tegas Masinton, diiringi tepuk tangan warga yang hadir.

Bagi warga Manduamas, kabar ini ibarat membuka lembaran baru. Selama puluhan tahun, mereka hanya bisa menyaksikan lahan luas dikuasai perusahaan, tanpa banyak manfaat yang dirasakan masyarakat.

“Akhirnya tanah ini kembali ke negara. Kami bersyukur, paling tidak ada kepastian untuk masa depan daerah ini,” ucap Jefri Sihombing (48), warga yang tinggal tak jauh dari lokasi.

Sementara itu, Rosmaida br. Hutabarat (52), seorang ibu rumah tangga, berharap pembangunan markas TNI bisa mendatangkan kehidupan baru. “Kalau ada batalyon di sini, mungkin ekonomi kami lebih hidup. Ada warung, ada pekerjaan baru, dan kampung ini lebih aman,” katanya dengan mata berbinar.

Pembangunan Yonif 905 di Manduamas bukan kebetulan. Lokasi ini dianggap strategis untuk memperkuat jalur pantai barat Sumatra Utara, yang langsung berhadapan dengan Samudera Hindia dan berbatasan dengan Aceh.

Langkah ini juga selaras dengan kebijakan pertahanan nasional Presiden Prabowo Subianto, yang pada Agustus lalu menegaskan pengembangan kekuatan pertahanan, termasuk pembentukan 100 Batalyon Teritorial Pembangunan di seluruh Indonesia.

“Dengan adanya Batalyon 905 di Manduamas, TNI bisa lebih cepat menjangkau wilayah pantai barat, bahkan hingga Humbang Hasundutan, Pakpak Bharat, Dairi, dan perbatasan Aceh,” jelas Masinton.

Dandim 0211/TT Letkol Inf Fernando Batubara menegaskan, lahan hibah ini tak boleh lagi diganggu. “Ini tanah negara, bukan milik perusahaan. Kalau sudah diambil alih, tidak boleh ada lagi aktivitas PT SGSR,” tegasnya.

Selain 100 hektare untuk markas TNI, Pemkab Tapteng berencana memanfaatkan sisa lahan bagi kepentingan publik, termasuk pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah.

Di tengah hamparan tanah yang kini kembali ke negara, warga Manduamas memandang dengan harapan baru. Tanah yang dulu dikuasai perusahaan, kini akan menjadi bagian dari pertahanan bangsa sekaligus memberi manfaat nyata bagi rakyat.
Share28Tweet17Send

Related Posts

Wujud Langkah Mendunia, Rektor ULM Kenalkan Peluang Studi ke Masyarakat Kano Nigeria

Wujud Langkah Mendunia, Rektor ULM Kenalkan Peluang Studi ke Masyarakat Kano Nigeria

by Ramadhani MTD.
3 Juli 2026

REDAKSI8.COM, NIGERIA – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) terus memperkuat langkah internasionalisasinya di kancah global. Kali ini, ULM berpartisipasi langsung dalam...

Apel Siaga Karhutla 2026 Digelar, Pemkab Banjar Targetkan Penurunan Kebakaran Lahan Hingga 50 Persen

Apel Siaga Karhutla 2026 Digelar, Pemkab Banjar Targetkan Penurunan Kebakaran Lahan Hingga 50 Persen

by Az-Zukhairy
2 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJAR - Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar Apel Kesiapsiagaan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan...

Sosper DPRD Kalsel di Desa Gunung Batu Jadi Ajang Serap Aspirasi, Warga Usulkan Jalan, PJU Hingga Air Bersih

Reses DPRD Kabupaten Banjar di Desa Gunung Batu, Warga Prioritaskan Jalan, Air Bersih, dan Penerangan Jalan

by Az-Zukhairy
2 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJAR – Berbagai persoalan yang masih dihadapi masyarakat Desa Gunung Batu, Kecamatan Sambung Makmur, mulai dari kondisi infrastruktur jalan,...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia – Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Login
  • Sign Up

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia - Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In