Selasa, 18 Agustus 2026
  • Login
  • Register
Redaksi 8
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
Redaksi 8
No Result
View All Result

Mapala Piranha Pantau Kondisi Terumbu Karang di Desa Tanjung Sungkai, Abdul Tiar : 75% Rusak Sedang

Ramadhani MTD. by Ramadhani MTD.
6 April 2021
A A
Mapala Piranha Pantau Kondisi Terumbu Karang di Desa Tanjung Sungkai, Abdul Tiar : 75% Rusak Sedang
Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

REDAKSI8.COM – Dari hasil pemantauan Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Piranha Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) Universitas Lambung Mangkurat (ULM), kondisi terumbu karang di kawasan perairan di Desa Tanjung Sungkai Kecamatan Pulau Laut Tanjung Selayar, Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan, sedikitnya telah mengalami kerusakan.

Dalam giat Pemantauan Terumbu Karang yang baru saja dilaksanakan oleh Mapala Piranha, di beberapa titik pengambilan data menurut Ketua Mapala Piranha, Abdul Tiar, rata-rata kondisi terumbu karang di perairan laut Desa Tanjung Sungkai di kedalaman 0 sampai 4 meter telah rusak.

Menggunakan metode Line Intercept Transect (LIT), hasil pengambilan data di 3 stasiun oleh Tiar dan kawan-kawan ditemukan kurang lebih 75% kondisi terumbu karang yang didominasi oleh Hard Coral itu masuk dalam kategori rusak sedang.

Pemantauan Terumbu Karang di Desa Tanjunh Sungkai, Kecamatan Pulau Laut Tanjung Slayar, Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan oleh Mapala Piranha FPK ULM. Foto : Dok. Mapala Piranha, Minggu (4/4/2021).

“Disana kami banyak menemukan kondisi terumbu karang yang rusak sedang. Kebanyakan di dominasi oleh, Coral Masssive, Coral Submassive, Acropora Submassive, Acropora tabulate dan Coral encrusting,” papar Abdul Tiar, Selasa (6/4).

LihatJuga :

Ribuan Mata Tertuju ke Stadion Bamega, Turnamen Piala Presiden RI U-10 dan U-12 Segera Dimulai

Kotabaru dan Tanah Bumbu Berpotensi Hujan Petir Hari Ini

Apel Kesiapsiagaan Bencana 2026, Pemkab Kotabaru Tekankan Peran Aktif Masyarakat

Warga Kotabaru Antre Panjang di SPBU

“Kami juga melihat hanya sedikit ikan-ikan karang yang masih berada disekitar terumbu karang yang rusak. Akibatnya banyak nelayan setempat terpaksa kehilangan lahan tangkapan ikan,” sambung Mahasiswa Jurusan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (PSP) FPK ULM.

Lebih ironisnya Tiar mendapati, banyak terumbu karang diambil dan dimanfaatkan sebagai bahan pondasi bangunan rumah oleh masyarakat setempat. Belum lagi banyaknya sampah plastik memadati kawasan pesisir pantai di Desa tersebut.

“Kondisi seperti ini sangat berpengaruh dengan ekosistem terumbu karang. Serta berdampak serius bagi kelangsungan sumberdaya laut khususnya di perairan pesisir Desa Tanjung Sungkai, Kotabaru,” jelasnya.

Potret kondisi Terumbu Karang di perairan Desa Tanjung Sungkai, Kecamatan Pulau Laut Tanjung Slayar, Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan, kedalaman sekitar 2 meter. Foto : Dok. Mapala Piranha, Minggu (4/4/2021).

Berdasarkan peraturan perundang undangan Nomor 23 tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup. Ia menyebutkan, pada undang-undang sangat jelas mengatur dan melindungi wilayah NKRI dari pencemaran atau kerusakan lingkungan hidup, termasuk wilayah perairan.

Negara juga harus bisa menjamin keselamatan, kesehatan, dan kehidupan manusia serta menjamin kelangsungan kehidupan makhluk hidup dan kelestarian ekosistem.

Selain pemantauan terumbu karang, Mapala Piranha juga melakukan sosialisasi pentingnya menjaga dan melestarikan ekosistem terumbu karang, lamun, rumput laut dan mangrove kepada Siswa siswi SMKN 1 Pulau Laut Barat.

Pun, diwaktu yang bersamaan Tiar dan Pasukannya telah melaksanakan Bersih-bersih pantai dan pelatihan Pamanfaatan Sampah plastik jadi Polybag persemaian bibit mangrove.

“Semoga dari hasil kegiatan kami ada tindak lanjut baik Pemerintah Desa, Kabupaten dan Provinsi Kalimantan Selatan. Karena, keberlangsungan lingkungan hidup yang baik tidak hanya dari kesadaran masyarakatnya saja, tapi juga peran pemerintah dalam mengawasi dan memberikan bimbingan sesuai aturan, semua harus bersinergi,” ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan, Rusdi Hartono mengaku, terkait peningkatan upaya pelestarian pesisir dan laut melalui rehabilitasi mangrove dan terumbu karang di daerah tersebut sudah dilaksanakan pihaknya.

Ditambah dengan peningkatan partisipasi dan pengetahuan masyarakat pesisir melalui pembentukan pelestari ekosistem pesisir.

“Sudah kita realisasikan. Tahun ini pun ada kegiatannya,” tulisnya kepada Redaksi8.com melalui keterangan tertulis.

Diketahui, wilayah perairan di Desa Tanjung Sungkai masuk dalam kawasan Konservasi, meliputi Pulau Laut sampai Pulau Sembilan. Luas areanya sebesar 158.717,40 hektar. Zona inti di sana ada 4.491,49 hektar, zona perikanan berkelanjutannya seluas 149.514,60 hektar dan zona lainnya 569,05 hektar.

Share30Tweet19Send

Related Posts

Sentuhan Semangat Kemerdekaan Warnai Sinergi ULM dan Kampus Teologi Tertua di Kalimantan

Sentuhan Semangat Kemerdekaan Warnai Sinergi ULM dan Kampus Teologi Tertua di Kalimantan

by Ramadhani MTD.
18 Agustus 2026

REDAKSI8.COM, BANJARMASIN – Momentum peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia menjadi pijakan baru bagi Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dan Sekolah Tinggi...

Rayakan Kemerdekaan, PSHT Banjarbaru Donorkan Darah untuk Pasien RSDI

Rayakan Kemerdekaan, PSHT Banjarbaru Donorkan Darah untuk Pasien RSDI

by Irma Dahliana
17 Agustus 2026

REDAKSI8.COM, BANJARBARU - Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Banjarbaru Peringati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke-81 dengan...

Haji Isam Dikabarkan Incar 62,2 Persen Saham Bayan Resources (BYAN)

Haji Isam Dikabarkan Incar 62,2 Persen Saham Bayan Resources (BYAN)

by angga sasmita
16 Agustus 2026

REDAKSI8.COM, KALSEL – Peta persaingan industri batu bara nasional berpotensi mengalami perubahan besar. Pengusaha asal Kalimantan Selatan, Andi Syamsuddin Arsyad...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia – Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Login
  • Sign Up

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia - Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In