REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Genap 100 hari kerja kepemimpinan Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby dan Wakil Wali Kota, Wartono menuntaskan 21 program prioritas (Quick Win) yang dijanjikan sejak awal masa jabatan mereka.
Sejak dilantik pada 21 Juni 2025 lalu, pasangan Lisa-Wartono langsung tancap gas menjalankan sederet program nyata di berbagai sektor, mulai dari Pemerintahan, ekonomi, lingkungan, hingga kesejahteraan masyarakat.

Dari total 21 program cepat tersebut, sebanyak 15 diantaranya termasuk dalam kategori strategis.
Program unggulan seperti Banjarbaru Charity menjadi sorotan utama, melalui kegiatan renovasi rumah warga miskin yang tidak layak huni.
Selain itu, Pemerintah juga menyalurkan bantuan seragam sekolah lengkap bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu, serta memperbaiki drainase dan aliran sungai guna menekan risiko banjir dan genangan air.
Langkah mitigasi juga menyentuh sektor lingkungan, dengan program pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Tak berhenti di situ, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru turut merehabilitasi fasilitas sanitasi di tujuh sekolah, memperkuat upaya pencegahan stunting, dan menyediakan ambulans siaga untuk tanggap darurat.
Perhatian diberikan terhadap penanganan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), serta pemberdayaan pelaku Usaha, Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) melalui pelatihan dan pendampingan hukum.
Kemudian, langkah pengendalian inflasi turut dilakukan dengan menggelar pasar murah, serta menambah rute transportasi baru untuk mengurai titik-titik kemacetan di Ibu Kota.
Wajah Kota Banjarbaru dipercantik lewat revitalisasi taman kota, perbaikan median jalan, pemasangan penerangan jalan umum, hingga penataan kabel fiber optik yang sebelumnya semrawut.
Program kebersihan dan pengelolaan sampah, serta penertiban bangunan liar turut menjadi bagian dari komitmen kerja cepat tersebut.
Dari sisi kesejahteraan pegawai, pemerintah menaikkan honor bagi tenaga non-ASN, termasuk petugas pemakaman, sembari tetap melakukan optimalisasi anggaran daerah agar program tetap berjalan efisien.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarbaru, Sirajoni menyampaikan, apresiasi atas kerja keras seluruh perangkat daerah yang berperan dalam menuntaskan 21 Quick Win.
“Program 100 hari kerja ini merupakan wujud dari janji kampanye Ibu Wali Kota dan Bapak Wakil Wali Kota, sekaligus langkah konkret dalam menjawab permasalahan masyarakat,” ujar Sirajoni, Senin (29/9/25).
Ia menegaskan, pencapaian 100 hari kerja itu bukan akhir, melainkan pijakan untuk keberlanjutan program prioritas ke depan.
“Dari hasil evaluasi, semua program bisa dikatakan telah terlaksana 100 persen. Ke depan, mana yang dinilai perlu akan kita lanjutkan dan tingkatkan lagi,” jelasnya.
Meski sebagian kegiatan masih memerlukan tambahan pendanaan pada anggaran perubahan, tapi Pemko Banjarbaru memastikan seluruh target 100 hari dapat diselesaikan tahun ini dan berlanjut dalam rencana kerja berikutnya.
“Secara keseluruhan semua program sudah berjalan. Hanya beberapa bagian yang masih dalam tahap penyempurnaan, seperti penataan kabel dengan sistem ducting yang sudah dimulai, namun belum sepenuhnya rampung,” tandasnya.



