REDAKSI8.COM, BANJARMASIN – Tim SAR Gabungan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin berhasil menemukan satu korban kecelakaan kapal kelotok yang tenggelam di depan PT. Australbyna, Sungai Barito, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dengan kondisi meninggal dunia, Sabtu (4/10/25).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin I Putu Sudayana mengungkapkan, korban berhasil ditemukan pada koordinat 3°20’787″S – 114°32’588″E, sekitar 30 meter dari lokasi kejadian (LKP).
“Korban dalam keadaan meninggal dunia, kemudian korban dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” ungkapnya.
Korban diketahui seorang laki-laki atas nama Ahmad Fauzi. Dengan ditemukannya korban tersebut, maka seluruh korban dalam insiden tersebut telah ditemukan.
“Yang selamat ada 5 orang, meninggal dunia 1 orang, dan dalam pencarian nihil,” ujarnya.
Sundaya mengungkapkan, setelah proses evakuasi dan identifikasi selesai dilakukan, pada pukul 17.00 Wita Tim SAR Gabungan melaksanakan debriefing evaluasi dan seluruh unsur kembali ke kesatuannya masing-masing.
“Operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup,” jelasnya.
Adapun, katanya selama proses pencarian, Tim SAR menggunakan sejumlah alat utama dan peralatan pendukung (Alut dan Palsar), di antaranya Rescue Car D-Max, KN SAR 407, Rubber Boat + Mesin Tempel, Aqua Eye (1 unit), Peralatan Selam (4 set), serta Peralatan Komunikasi dan Perorangan.
“Cuaca di lokasi saat operasi berlangsung dilaporkan gerimis dengan arus sungai sedang, namun tidak ada kendala berarti yang menghambat jalannya pencarian,” terangnya.
Tak lupa, Ia mengucapkan apresiasi dan rasa terimakasih kepada seluruh unsur yang terlibat atas kerjasama dan dedikasinya dalam pelaksanaan operasi ini.
Baik unsur gabungan dari Basarnas Banjarmasin, Ditpolair Polda Kalsel, Satpolair Polresta Banjarmasin, Water Rescue Banjarmasin, PMI Kota Banjarmasin, dan masyarakat setempat.
“Sinergi dan koordinasi antar instansi menjadi kunci utama keberhasilan operasi SAR di lapangan. Terimakasih atas kerja keras semua unsur hingga seluruh korban berhasil ditemukan,” tandasnya.



