REDAKSI8.COM – Proyek revitalisasi kawasan Sekumpul Kecamatan Martapura Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan menjadi sorotan berbagai pihak, mereka menuding bahwa proyek tersebut dikerjakan asal asalan oleh pihak kontraktor dibawah pengawasan Balai Kawasan Permukiman dan Perumahan (BKPP).
Saat dikonfirmasi kepada Manajer Proyek PT Cahaya Sriwijaya Abadi Arie Widodo, Kamis (16/6/2022) sore mengatakan bahwa pekerjaan yang dikerjakan sesuai dengan Rencana Kerja dan Syarat Syarat atau Rancangan Anggaran Belanja dalam sebuah proyek.

“Kita bekerja sesuai dengan RKS dan RAB, dan kita berada di bawah pengawasan BKPP. Kami selaku kontraktor sudah melaksanakan pekerjaan itu sesuai dengan spek yang tercantum di RAB dan RKS,” tuturnya
Ia menjelaskan, saat pekerjaan pun kami selalu berkoordinasi dengan pihak konsultan dan pihak PPK jadi untuk pekerjaan yang kami lakukan ini semuanya itu sudah sesuai dengan spek dan prosedur yang ada.
Saat ditanya terkait dengan masih adanya massa pemeliharaan dan, Arie Widodo kembali menjelaskan bahwa dalam masa pemeliharaan ini pihaknya selaku kontraktor akan bertanggung jawab terhadap kerusakan-kerusakan yang terjadi selama masa pemeliharaan.
“Masih ada masa pemeliharaan dan kami akan memperbaiki semuanya dengan kekuatan yang ada pada kami, jadi intinya kita akan perbaiki semua kita jaga seperti apa yang diharapkan oleh masyarakat,” ungkapnya
Terkait dengan tudingan bahwa pekerjaan tersebut di sub kan dengan orang lain, Arie Widodo menjelaskan bahwa tudingan tersebut tidak benar.
“Sebetulnya pekerjaan itu bukan di Sub kan, maksudnya dari perusahan kami diberikan ke perusahaan lain, yang kita Sub kan itu hanya upah untuk pekerja kepada ahlinya, Seperti semacam mandor pekerja paving kita kerjakan kepada mereka dan kita membayar upahnya,” ucapnya
Ia menambahkan bahwa untuk pengerjaan tetap di bawah pengawasan dan di bawah kendali kami semua, kita hanya mencari mandor yang mereka mempunyai anak buah untuk bekerja dengan kita dalam pengerjaan proyek.
Adapun terkait perbaikan dalam masa pemeliharaan, Arie Widodo mengatakan bahwa kami tetap siap bertanggung jawab dengan perbaikan tproyek yang kami laksanakannya,
“Jadi intinya, arahan apapun nanti dari pihak kementerian atau dari PPK maka akan kita tindak lanjuti sesuai dengan ini prosedur yang ada,” tutupnya



