REDAKSI8.COM, BANJARMASIN – Kodim 1006/Banjar menghadiri pembukaan Kursus Dinas Staf (KDS) Resimen Mahasiswa (Menwa) yang digelar di Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Banjarmasin, pada Jumat (14/11/2025). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan kader-kader Menwa yang memiliki kemampuan kepemimpinan, manajemen satuan, serta kedisiplinan yang mumpuni.
Acara pembukaan berlangsung di Aula Rektorat ULM dan diikuti puluhan peserta dari berbagai satuan Menwa se-Kalimantan Selatan. Perwakilan Kodim 1006/Banjar hadir sebagai undangan sekaligus narasumber untuk memberikan pembekalan mengenai wawasan kebangsaan, kedisiplinan militer, hingga teknik dasar hubungan staf dalam organisasi.
Dalam sambutannya, pihak ULM menyampaikan bahwa Kursus Dinas Staf merupakan jenjang pendidikan penting bagi anggota Menwa untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang siap mengemban tugas baik di lingkungan kampus maupun saat melakukan dukungan sosial kemasyarakatan.
Perwakilan Kodim 1006/Banjar menegaskan bahwa keberadaan Menwa memiliki peran strategis sebagai komponen cadangan generasi muda dalam memperkuat ketahanan nasional.
“Menwa harus menjadi teladan dalam disiplin, kepemimpinan, serta semangat bela negara. Kegiatan seperti KDS ini sangat penting untuk membentuk karakter tersebut,” ujarnya.
Kegiatan pembukaan ditandai dengan penyematan tanda peserta, pengucapan ikrar, serta penyampaian materi awal mengenai tugas dan fungsi staf dalam organisasi semi militer. Setelah pembukaan, peserta akan mengikuti rangkaian pelatihan intensif yang mencakup manajemen operasi, administrasi staf, teknik komunikasi, hingga simulasi penanganan situasi lapangan.
Melalui kegiatan KDS ini, Kodim 1006/Banjar berharap para peserta Menwa dapat memperkuat kemampuan kepemimpinan dan analisis situasi, serta menjadi bagian dari generasi muda yang siap berkontribusi positif bagi daerah maupun bangsa.
Kursus Dinas Staf Menwa di ULM dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari dengan melibatkan instruktur dari TNI, kepolisian, akademisi, dan praktisi kepemudaan untuk memastikan peserta mendapatkan bekal pengetahuan yang komprehensif.





