REDAKSI8.COM, Kabupaten Banjar – Ungkapan kekecewaan untuk Bupati Kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan H. Sukamta terus disuarakan oleh aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) terkait penolakannya terhadap Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Abdul Muhaimin Iskandar.
Penolakan yang dilakukan oleh Bupati Kabupaten Tanah Laut H. Sukamta kepada Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar tersebut untuk membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Internasional di Kabupaten Tanah laut pada hari Selasa (5/9/2023) kemarin menjadi perbincangan hangat.
Muhammad Naufal, Ketua PC PMII Martapura sangat menyayangkan tindakan yang dilakukan oleh Bupati Kabupaten Tanah Laut H. Sukamta yang sudah menolak kedatangan wakil ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar atau lebih akrab disapa Gus Muhaimin yang diminta untuk membuka kegiatan MTQ Internasional tersebut.
“Saya sebagai putra daerah Tanah Laut, dilahirkan dan dibesarkan Kabupaten Tanah Laut, sangat merasa kecewa yang luar biasa kepada Bupati Kabupaten Tanah Laut Sukamta. Kekecewaan bagi saya kepada Bupati Tanah Laut sangat mendasar,” ungkap Muhammad Naufal.
Ia menjelaskan bahwa, kekecewaan yang dirasakannya adalah karena menolak kedatangan wakil ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Abdul Muhaimin Iskandar untuk membuka kegiatan MTQ Internasional tersebut, penolakannya dirasa tidak mendasar.
“Kedatangan wakil ketua DPR RI ini ke Tanah Laut undangan dari Pengurus Pusat Jam’iyyatul Qurra wal Huffazh (JQH) Nahdlatul Ulama itu,” tutur Muhammad Naufal yang saat ini sebagai ketua PC PMII Martapura dan masih kuliah di Institut Agama Islam (IAI) Darussalam Martapura.
Naufal mengungkapkan, kami sebagai kader PMII tentunya sangat menyayangkan hal tersebut terjadi pada senior kami yang juga sebagai Mabinas PMII, Walau Gus Muhaimin sebagai Ketua Umum PKB, tetapi juga undangan sebagai Wakil Ketua DPR RI.



