REDAKSI8.COM – Untuk pengambil alih lahan eks Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B). Tim Panitia Khusus (Pansus) PT Banjar Intan Mandiri (BIM) DPRD Kabupaten Banjar merekomendasikan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar penyenyiapan anak perusahaan baru.
Rekomendasi untuk mendirikan anak perusahan baru dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut disampaikan oleh Tim Pansus PT BIM DPRD Kabupaten Banjar dalam Rapat Paripurna, Jum’at (18/11/2022) kemarin.

“Ada enam poin yang kita sampaikan dalam rekomendasi tersebut. Diantaranya, kalau lahan eks PKP2B milik PT BIM benar-benar tidak dapat dipertahankan dan diputus Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), atau berkekuatan hukum tetap, jika memungkinkan maka Pemda harus menyiapkan perusahaan baru,” ujar Saidan Fahmi selaku Ketua Pansus PT BIM.
Selain itu, lanjut Saidan Pahmi, Tim Pansus PT BIM juga merekomendasikan agar Pemerintah Kabupaten Banjar menyiapkan seleksi terhadap calon Direksi PT BIM apabila PKP2B dapat diselamatkan, guna memperlancar komunikasi antar lembaga.
“Kita juga meminta kepada Pemerintah Kabupaten Banjar untuk menjaga aset eks PKP2B milik PT BIM, agar tidak dijarah secara ilegal. Sebab, berdasarkan hasil sidak Tim Pansus bersama Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Sekretariat Daerah (Setda) pada 16 Agustus 2022 lalu, masih terlihat masifnya aktivitas penambangan liar tanpa izin (illegal mining) di lahan tersebut,” ucapnya.
Karenanya, lanjut politisi Partai Demokrat ini, Pansus PT BIM meminta eksekutif membentuk Tim Khusus untuk menindaklanjuti progres perkembangan PT BIM dengan berkoordinasi bersama Komisi II DPRD.
Menanggapi perihal tersebut, Bupati Kabuapten Kabupaten Banjar, H Saidi Mansyur, mengaku menghormati apa yang telah menjadi keputusan DPRD Kabupaten Banjar dalam menanggulangi permasalahan PT BIM.
“Masalah PT BIM ini sudah terjadi sebelum saya menjabat sebagai Bupati. Dan kami mengapresiasi tindak lanjut yang telah di lakukan Tim Pansus DPRD, dan menjadi bahan bagi eksekutif untuk menindaklanjutinya, untuk memberikan yang terbaik bagi daerah,” katanya.
Sedangkan terkait permintaan Tim Pansus DPRD Kabuapten Banjar agar eksekutif juga membentuk Tim Khusus dalam menindaklanjuti progres PT BIM, Bupati Saidi masih menunggu progres selanjutnya.
“Kita tunggu saja informasi selanjutnya terkait PKP2B milik PT BIM apakah masih bisa diselamatkan atau seperti apa,” tutupnya.



