REDAKSI8.COM – Banjir yang terjadi di Kabupaten Banjar merupakan banjir tahunan yang terjadi, tetapi banjir kali ini terbilang yang terdalam. Air yang meluap dari sungai Martapura ini diperkirakan mulai dari jam 14.00 lewat.
Meluapnya sungai Martapura membuat ketua DPRD Kabupaten Banjar Muhammad Rofiqi melakukan pemantauan di desa Pekauman UIu Kecamatan Martapura Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan sampai lewat tengah malam, Senin (28/12/2020).

Seperti yang disampaikan oleh Muhammad Rofiqi, walau banjir di Kabupaten Banjar selalu terjadi tiap tahun, tetapi sebelumnya tidak pernah terjadi banjir yang sedalam ini, tahun ini banjirnya luar biasa.
“Saya lihat tadi, air sudah Sebagian rumah warga, yang kami khawatirkan adalah ketika malam seperti ini, aliran listrik terkena air, kadang masyarakat kita kurang hati-hati dan itu bisa membahayakan jiwa,” jelasanya

Rafiqi menjelaskan, seperti tahun kemarin kalau tidak salah ada 2 korban jiwa yang meninggal karena banjir, tadi kita sudah telepon dinas terkait dan juga PLN agar selalu melakukan pemantauan agar tidak ada menelan korban jiwa.
Salah satu warga Desa Pekauman Ulu, Amat menjelaskan bahwa air mulai naik sekitar jam 14.00 wita, air bnaik begitu cepat dan sampai malam ini sudah semakin naik.
“Kita berharap air ini cepat turun agar kita bisa melakukan aktivitas dengan normal. Walau terjadi setiap tahun banjir ini, tetapi ini termasuk banjir yang luapannya lebih banyak dibandingkan tahun tahun sebelumnya,” ungkapnya



