REDAKSI8.COM, Kabupaten Banjar – Wakil Kepala Polisi Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Agus Andrianto lakukan kunjungan kerja ke provinsi Kalimantan Selatan dalam rangka peninjauan panen raya dan tanam ulang yang dilakukan di Desa Penggalaman, Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar.
Kunker Wakapolri disambut Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor, Kapolda Irjen Pol Andi Rian Djajadi, Ketua DPRD Kalimantan Selatan Supian HK, Bupati Kabupaten Banjar H Saidi Mansyur, Ketua DPRD Kabupaten Banjar H Muhammad Rofiqi, Kapolres Banjar AKBP M Ifan Hariyat.

Selain itu, juga hadir wakilnya Said Idrus Al Habsyi, pimpinan instansi vertikal Kalsel, Forkopimda Kalsel dan Kabupaten Banjar dan camat serta pambakal setempat.
Wakapolri Komjen Agus Andrianto sampaikan apresiasi atas apa yang telah dikerjakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan Pemerintah Kabupaten Banjar untuk mendukung gerakan kerja nasional dan membangun ketahan pangan di seluruh wilayah Indonesia.

Salah satunya panen raya dan tanam ulang. Sebagaimana yang disampaikan oleh Presiden Jokowi krisis pangan mengancam hampir di seluruh negara, bahkan 20 negara lebih melarang ekspor pangannya ke negara lain.
“Kita harus bersyukur atas apa yang diberikan Allah SWT seperti alamnya yang luar biasa indah, subur dan memiliki kekayaan baik didarat maupun laut,” tuturnya.
Dengan kondisi alam Indonesia, Wakapolri mengajak untuk mensyukuri dan ini merupakan berkah untuk kita, sehingga kita bisa mengoptimalkan dengan sebaik-baiknya maka akan menjadi salah satu negara yang mampu bukan hanya menopang kebutuhan pangan dalam negeri tetapi juga dunia.
Ia berharap dengan dukungan masyarakat, wilayah-wilayah produktif yang tidak bisa dibudidayakan untuk membangun ketahan pangan, melalui Bupati/Walikota yang ada didaerah agar bisa mengimbau dan mendorong masyarakat membangun komunitas pelestarian lingkungan hidup yang nantinya akan mendapatkan value dari emisi karbon.
Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor menyebut keberhasilan sektor pertanian khususnya di musim kemarau di tengah adanya fenomena El Nino yang ditandai dengan panen raya dan tanam padi ini tidak lepas dari berbagai pihak, mulai dari petani sebagai ujung tombak, pemerintah daerah dan kabupaten/kota, penyuluh serta dari jajaran TNI Polri.



