REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang pengelolaan keuangan daerah. Untuk kesekian kalinya, Pemkab Banjar berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Kalimantan Selatan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) LKPD Tahun 2025 kepada 13 pemerintah kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan yang berlangsung di Auditorium BPK Perwakilan Kalimantan Selatan, Banjarbaru, Selasa (26/5/2026).
LHP untuk Kabupaten Banjar diserahkan langsung oleh Kepala BPK Perwakilan Kalimantan Selatan, Andriyanto, kepada Wakil Bupati Banjar, Said Idrus Al Habsyi, yang hadir didampingi Ketua DPRD Kabupaten Banjar, Agus Mulana.
Raihan opini WTP tersebut menjadi indikator bahwa laporan keuangan yang disusun Pemkab Banjar telah memenuhi standar akuntansi pemerintahan yang berlaku, disajikan secara wajar, serta didukung oleh sistem pengendalian internal yang memadai.
Dalam sambutannya, Kepala BPK Perwakilan Kalimantan Selatan, Andriyanto, memberikan apresiasi kepada seluruh pemerintah daerah yang berhasil mempertahankan kualitas laporan keuangannya. Namun demikian, ia menegaskan bahwa capaian opini WTP tidak boleh dimaknai hanya sebagai keberhasilan administratif semata.
Menurutnya, pengelolaan keuangan yang baik harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pembangunan yang berkualitas dan peningkatan kesejahteraan warga.
“Tidak hanya sebatas capaian administratif berupa opini WTP, kualitas pengelolaan keuangan daerah harus mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan ekonomi di Kalimantan Selatan,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan menyusun laporan keuangan yang baik harus sejalan dengan efektivitas penggunaan anggaran dalam mendukung berbagai program pembangunan dan pelayanan publik.
Sementara itu, Wakil Bupati Banjar, Said Idrus Al Habsyi, menyampaikan rasa syukur atas kembali diraihnya opini WTP oleh Kabupaten Banjar. Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan hasil dari kerja keras seluruh perangkat daerah yang selama ini berupaya menjalankan tata kelola keuangan secara transparan, profesional, dan bertanggung jawab.
Ia menilai keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sinergi yang terjalin antara pemerintah daerah, DPRD, serta dukungan dan pembinaan yang diberikan oleh BPK selama proses pengelolaan dan pemeriksaan keuangan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Banjar, kami menyampaikan terima kasih kepada BPK RI Perwakilan Kalimantan Selatan atas pembinaan dan pengawasan yang selama ini diberikan. Capaian ini tentu bukan menjadi tujuan akhir, melainkan motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah serta pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.
WTP merupakan opini tertinggi yang diberikan BPK terhadap laporan keuangan pemerintah. Opini ini menunjukkan bahwa laporan keuangan telah disusun sesuai Standar Akuntansi Pemerintahan, memiliki kecukupan pengungkapan informasi, mematuhi peraturan perundang-undangan, serta didukung sistem pengendalian internal yang efektif.
Meski demikian, Pemkab Banjar menegaskan bahwa capaian tersebut bukanlah akhir dari proses perbaikan tata kelola pemerintahan. Justru sebaliknya, penghargaan ini menjadi pemacu semangat untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan anggaran agar lebih efektif, efisien, dan berdampak langsung kepada masyarakat.
Dengan kembali diraihnya opini WTP, Kabupaten Banjar menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Harapannya, pengelolaan keuangan yang semakin baik dapat mempercepat pembangunan daerah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Banjar.



