REDAKSI8.COM – Sampah seringkali masih dianggap sebagai permasalahan yang tidak kunjung henti, bahkan banyak yang menganggap sampah merupakan sesuatu yang tidak bernilai dan tidak bermanfaat lagi.
Namun, bagi Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarbaru, sampah bisa menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis dan fungsi lainnya. Salah satunya dengan memanfaatkan sampah-sampah organik untuk diolah menjadi pupuk.
Diantara ratusan stand yang terpampang di acara Banjarbaru Fair 2018 dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kota Banjarbaru Ke-19, berdiri satu stand yang diisi oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarbaru.

Kepala Dinas LH Kota Banjarbaru Drs Gusriansyah melalui Kasi Pengelolaan Kebersihan DLH Kota Banjarbaru, Dodih menyampaikan, inovasi yang mereka berikan untuk Kota Banjarbaru berupa pupuk kompos dari sampah-sampah organik.
Sampah-sampah organik yang diolah menjadi pupuk itu diantaranya sampah kardus, kertas, sisa-sisa makanan (sampah kategori basah) dan lain sebagainya.
Saat Jurnalis Redaksi8.com mengunjungi langsung stand Dinas LH Kota Banjarbaru, Sabtu (21/4/18), terlihat ibu-ibu yang tergabung dalam Komunitas Green and Clean di bawah naungan Dinas LH Kota Banjarbaru, sedang asyik membuat kerajinan tangan dari limbah kertas (koran bekas, red).

Di stand DLH Kota Banjarbaru juga menampilkan beragam hasil olahan dan kreativitas dari beberapa komunitas binaannya.
Ada pula pengunjung yang bertanya-tanya mengenai pembuatan dan fungsi dari komposter, lokasi workshop, sampai cara-cara membuat kerajinan dari bahan daur ulang.

Di Hari Jadi Kota Banjarbaru Ke-19 ini, Dinas LH Kota Banjarbaru berharap masyarakat Banjarbaru bisa lebih sadar lagi akan pentingnya kebersihan, serta memanfaatkan dan menjaga alam sebaik-baiknya agar kelak bisa dinikmati oleh anak cucu dan generasi penerus Banjarbaru.



