REDAKSI8.COM, BANJAR – Harapan baru bagi dunia pendidikan di Kabupaten Banjar. Anggota DPRD Kabupaten Banjar, M. Norhusain, membawa kabar gembira: SDN 1 Sungkai akan segera direkonstruksi pada tahun anggaran 2025. Rekonstruksi ini menjadi jawaban atas kekhawatiran masyarakat terhadap kondisi sekolah yang sudah cukup memprihatinkan.
Sebagai Anggota Komisi IV DPRD Banjar, Husain menjelaskan bahwa kondisi kerusakan parah di SDN 1 Sungkai sudah menjadi perhatian sejak awal masa jabatan mereka pada 2024 lalu. Ia pun mengapresiasi langkah cepat Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar dalam memasang pagar pengaman di area yang retak untuk menghindari risiko kecelakaan.
“Kami sudah beberapa kali menggelar Rapat Dengar Pendapat dengan Dinas Pendidikan. SDN 1 Sungkai ini adalah persoalan lama bahkan sebelum kami dilantik pada September 2024. Terima kasih kami ucapkan kepada Disdik Banjar yang sigap memasang pagar darurat sehingga bisa meminimalisir potensi bahaya bagi guru dan siswa,” ungkapnya, Rabu (9/4/2025).
Sebelum memastikan langkah rekonstruksi, Disdik Banjar menggandeng Tim Ahli Bangunan dari Unlam dan Dinas PUPR Kabupaten Banjar untuk melakukan kajian teknis terhadap bangunan yang mengalami keretakan tersebut. Proses ini memang memerlukan waktu, namun kini hasilnya sudah keluar.
“Kami sudah mendapat kepastian bahwa hasil kajian merekomendasikan SDN 1 Sungkai untuk direkonstruksi. Anggarannya sebesar Rp2,1 miliar dan telah dialokasikan dari APBD Kabupaten Banjar tahun 2025. Saat ini prosesnya sudah masuk ke Unit Layanan Pengadaan (ULP) dan tinggal menunggu lelang,” jelas Husain.
Sebagai wakil rakyat dari Fraksi NasDem, Husain menegaskan komitmennya untuk mengawal pelaksanaan proyek tersebut hingga selesai. Ia memastikan Komisi IV DPRD Banjar akan menjalankan fungsi pengawasan dengan maksimal.
“Kami berkomitmen penuh untuk mengawasi seluruh proses pembangunan, agar benar-benar memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan, tidak hanya di Sungkai, tetapi untuk Kabupaten Banjar secara keseluruhan,” tegasnya.
Jika proses lelang berjalan lancar, pembangunan SDN 1 Sungkai ditargetkan bisa segera dimulai dalam beberapa bulan ke depan.
“Semoga prosesnya tidak terkendala, dan pelaksanaan pembangunan bisa segera dimulai. Kami akan pastikan semuanya berjalan sesuai rencana,” pungkasnya.
Sebagai Anggota Komisi IV DPRD Banjar, Husain menjelaskan bahwa kondisi kerusakan parah di SDN 1 Sungkai sudah menjadi perhatian sejak awal masa jabatan mereka pada 2024 lalu. Ia pun mengapresiasi langkah cepat Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar dalam memasang pagar pengaman di area yang retak untuk menghindari risiko kecelakaan.
“Kami sudah beberapa kali menggelar Rapat Dengar Pendapat dengan Dinas Pendidikan. SDN 1 Sungkai ini adalah persoalan lama bahkan sebelum kami dilantik pada September 2024. Terima kasih kami ucapkan kepada Disdik Banjar yang sigap memasang pagar darurat sehingga bisa meminimalisir potensi bahaya bagi guru dan siswa,” ungkapnya, Rabu (9/4/2025).
Sebelum memastikan langkah rekonstruksi, Disdik Banjar menggandeng Tim Ahli Bangunan dari Unlam dan Dinas PUPR Kabupaten Banjar untuk melakukan kajian teknis terhadap bangunan yang mengalami keretakan tersebut. Proses ini memang memerlukan waktu, namun kini hasilnya sudah keluar.
“Kami sudah mendapat kepastian bahwa hasil kajian merekomendasikan SDN 1 Sungkai untuk direkonstruksi. Anggarannya sebesar Rp2,1 miliar dan telah dialokasikan dari APBD Kabupaten Banjar tahun 2025. Saat ini prosesnya sudah masuk ke Unit Layanan Pengadaan (ULP) dan tinggal menunggu lelang,” jelas Husain.
Sebagai wakil rakyat dari Fraksi NasDem, Husain menegaskan komitmennya untuk mengawal pelaksanaan proyek tersebut hingga selesai. Ia memastikan Komisi IV DPRD Banjar akan menjalankan fungsi pengawasan dengan maksimal.
“Kami berkomitmen penuh untuk mengawasi seluruh proses pembangunan, agar benar-benar memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan, tidak hanya di Sungkai, tetapi untuk Kabupaten Banjar secara keseluruhan,” tegasnya.
Jika proses lelang berjalan lancar, pembangunan SDN 1 Sungkai ditargetkan bisa segera dimulai dalam beberapa bulan ke depan.
“Semoga prosesnya tidak terkendala, dan pelaksanaan pembangunan bisa segera dimulai. Kami akan pastikan semuanya berjalan sesuai rencana,” pungkasnya.



