REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Antusiasme warga berburu baju Lebaran di Pasar Bauntung Banjarbaru mulai meningkat jelang Idul Fitri 1447 Hijriah, dengan banyaknya pembeli yang memilih belanja langsung dibanding online.
Sepekan terakhir, Pasar Bauntung telah dipadati pengunjung yang mencari busana muslim untuk kebutuhan Lebaran.

Dari itu, Tren belanja langsung di pasar masih diminati karena dinilai lebih meyakinkan dari segi kualitas dan harga.
Seperti salah satu pembeli, warga Guntung Manggis, Aurora mengaku, lebih nyaman membeli baju secara langsung di pasar.
“Tadi beli celana di pasar, milih beli di pasar karena ini sih melihat barangnya langsung, jadi bisa melihat bahannya tuh bagus apa enggak, atau kualitasnya bagus apa enggak gitu,” ujarnya, Rabu (18/3/26).
Menurutnya, selain bisa memastikan bahan dan kualitas barang, pembelian di pasar juga memberi keuntungan dari sisi harga karena bisa ditawar.
“Sama kalau dipasarkan bisa ditawar misalnya harganya Rp150 ribu jadi Rp120 ribu begitu. Beli online pernah juga, cuman kadang memang barangnya tuh gak sesuai,” ungkapnya.
“Kalau di pasar ya terjangkau sih. Biasanya tiap lebaran, pasti beli baju lebaran di pasar kan,” sambungnya.
Sementara itu, salah satu pedagang baju, Misnawati juga mengaku turut merasakan peningkatan penjualan meski belum setinggi tahun lalu dan dibandingkan hari biasa.
“Alhamdulillah penjualan enggak yang kayak hari biasa gitu. Biasanya dua tiga lembar saja susah, kalau sekarang 20 lebih ada terjual,” ucapnya.
Sedanhkan untuk harga baju yang ditawarkan cukup bervariasi, mulai dari Rp250 ribu hingga Rp400 ribu, dengan pasokan barang yang didatangkan dari Jakarta.
Namun, ia menilai lonjakan pembeli tahun ini tidak terlalu signifikan seperti tahun sebelumnya.
“Soalnya tahun lalu itu, sebelum puasa sudah mulai rame tapi kalau ini baru aja ramainya,” tuntasnya.
Selain itu, tren busana Lebaran juga terus berkembang. Banyak model-model baju gamis dengan sebutan “gamis bini orang” yang kini ramai di pasaran.



