Jumat, 3 Juli 2026
  • Login
  • Register
Redaksi 8
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
Redaksi 8
No Result
View All Result

Inflasi Kalsel Tetap Terkendali, Pemprov Perkuat Langkah Antisipasi Kenaikan Harga Jelang Musim Kemarau

Az-Zukhairy by Az-Zukhairy
8 Juni 2026
A A
Inflasi Kalsel Tetap Terkendali, Pemprov Perkuat Langkah Antisipasi Kenaikan Harga Jelang Musim Kemarau
Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

REDAKSI8.COM, KALSEL – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) memastikan kondisi inflasi di daerah masih berada dalam kategori stabil dan terkendali. Meski demikian, berbagai langkah antisipatif terus disiapkan untuk menjaga daya beli masyarakat, terutama menghadapi potensi kenaikan harga bahan pangan menjelang musim kemarau.

Komitmen tersebut ditegaskan saat Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Rusma Khazairin, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi secara daring dari Command Center Kantor Gubernur Kalsel di Banjarbaru, Senin (8/6/2026).

Rakor yang rutin digelar oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tersebut dipimpin Sekretaris Jenderal Kemendagri, Tomsi Thohir, dari Sasana Bhakti Praja Jakarta dan diikuti kepala daerah serta perwakilan instansi terkait dari seluruh Indonesia.

Dalam paparannya, Tomsi Thohir menyampaikan bahwa berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat inflasi nasional secara tahunan atau year-on-year (y-o-y) pada Mei 2026 tercatat sebesar 3,08 persen. Komoditas yang memberikan kontribusi terbesar terhadap kenaikan inflasi tersebut adalah emas perhiasan.

LihatJuga :

Apel Siaga Karhutla 2026 Digelar, Pemkab Banjar Targetkan Penurunan Kebakaran Lahan Hingga 50 Persen

Reses DPRD Kabupaten Banjar di Desa Gunung Batu, Warga Prioritaskan Jalan, Air Bersih, dan Penerangan Jalan

Sosper DPRD Kalsel di Desa Gunung Batu Jadi Ajang Serap Aspirasi, Warga Usulkan Jalan, PJU Hingga Air Bersih

BPBD Kalsel Siapkan Apel dan Simulasi Karhutla, Status Siaga Darurat Belum Ditetapkan

Sementara itu, inflasi bulanan atau month-to-month (m-to-m) tercatat sebesar 0,28 persen, yang didorong oleh kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok seperti cabai merah, minyak goreng, bawang merah, tomat, dan beras.

Selain itu, perkembangan harga pada pekan pertama Juni 2026 juga menunjukkan adanya pengaruh dari sejumlah komoditas strategis seperti cabai merah, minyak goreng, daging ayam ras, beras, dan bawang putih.
Pemda Diminta Tidak Lengah

Meskipun kondisi inflasi secara nasional masih relatif terkendali, Tomsi Thohir mengingatkan seluruh pemerintah daerah dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) agar tidak menganggap remeh setiap kenaikan harga yang terjadi di lapangan.

Menurutnya, sekecil apa pun kenaikan harga harus menjadi perhatian serius karena berpotensi memengaruhi kestabilan ekonomi masyarakat jika dibiarkan berlarut-larut.

Ia meminta pemerintah daerah untuk terus berkoordinasi dengan BPS dan instansi terkait guna menganalisis penyebab kenaikan harga suatu komoditas secara rinci, kemudian mencari solusi yang tepat untuk mengatasinya.

“Jangan menganggap remeh kenaikan harga, meskipun hanya seratus rupiah. Jika ada komoditas yang mengalami kenaikan, segera lakukan diskusi bersama dan cari solusi yang tepat,” tegas Tomsi.

Ia juga menekankan pentingnya langkah nyata di lapangan, seperti gerakan menanam komoditas pangan yang berpotensi memicu inflasi, agar kenaikan harga tidak terus berlanjut.

Usai mengikuti rakor, Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Kalsel, Eddy Elminsyah Jaya, menyampaikan bahwa kondisi inflasi di Kalimantan Selatan masih cukup terkendali dibandingkan berbagai daerah lainnya di Indonesia.

Menurut Eddy, inflasi tahunan Kalsel saat ini berada pada angka 4,22 persen, sedangkan inflasi bulanan berada di angka 0,2 persen.

“Secara umum kondisi inflasi di Kalimantan Selatan masih stabil dan terkendali. Untuk inflasi month-to-month kita berada di angka 0,2 persen dan menempati peringkat ke-23 dari seluruh provinsi di Indonesia,” ujarnya.

Eddy menjelaskan, komoditas yang paling banyak memberikan kontribusi terhadap inflasi tahunan di Kalsel adalah emas perhiasan, disusul oleh beras. Sementara untuk inflasi bulanan, beras menjadi komoditas yang memberikan andil terbesar terhadap kenaikan harga.

Melihat perkembangan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalsel bersama TPID terus memantau ketersediaan dan distribusi bahan pangan, khususnya beras yang menjadi salah satu komoditas utama penyumbang inflasi.

Eddy menilai penyaluran beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) perlu terus diperkuat, terutama ke daerah-daerah yang mengalami kenaikan harga cukup tinggi.

Selain beras, pemerintah juga memberikan perhatian terhadap komoditas hortikultura seperti cabai yang selama ini dikenal sebagai salah satu pemicu utama inflasi di berbagai daerah.

“Kita harus berhati-hati menghadapi musim kemarau karena cadangan pangan perlahan berkurang. Produksi pertanian juga berpotensi menurun akibat berkurangnya ketersediaan air, sehingga perlu dilakukan langkah antisipasi sejak sekarang,” jelasnya.

Sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi, Pemprov Kalsel mendorong seluruh pemerintah kabupaten dan kota untuk lebih aktif melaksanakan berbagai program pengendalian inflasi.

Langkah yang disarankan antara lain melalui operasi pasar, gerakan pangan murah, penguatan distribusi bahan pokok, hingga mengajak masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam cabai dan tanaman pangan lainnya.

Menurut Eddy, upaya tersebut terbukti efektif dalam membantu menjaga ketersediaan pasokan sekaligus menekan laju kenaikan harga di tingkat konsumen.

“Kami berharap pemerintah kabupaten dan kota terus aktif melaksanakan operasi pasar, gerakan pangan murah, serta menggalakkan penanaman cabai. Komoditas ini cukup besar pengaruhnya terhadap inflasi sehingga perlu perhatian khusus,” katanya.

Rapat koordinasi tersebut juga dihadiri berbagai unsur Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kalimantan Selatan, termasuk perwakilan Polda Kalsel, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalsel, Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel, serta sejumlah instansi terkait lainnya.

Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga statistik, aparat keamanan, dan pelaku distribusi pangan, diharapkan stabilitas harga kebutuhan pokok di Kalimantan Selatan tetap terjaga sehingga masyarakat dapat menjalani aktivitas ekonomi dengan lebih tenang.

Dengan kondisi inflasi yang masih terkendali saat ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan optimistis mampu menjaga kestabilan harga dan daya beli masyarakat, sekaligus menghadapi berbagai tantangan ekonomi yang berpotensi muncul pada musim kemarau mendatang.

Share26Tweet16Send

Related Posts

Apel Siaga Karhutla 2026 Digelar, Pemkab Banjar Targetkan Penurunan Kebakaran Lahan Hingga 50 Persen

Apel Siaga Karhutla 2026 Digelar, Pemkab Banjar Targetkan Penurunan Kebakaran Lahan Hingga 50 Persen

by Az-Zukhairy
2 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJAR - Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar Apel Kesiapsiagaan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan...

Sosper DPRD Kalsel di Desa Gunung Batu Jadi Ajang Serap Aspirasi, Warga Usulkan Jalan, PJU Hingga Air Bersih

Reses DPRD Kabupaten Banjar di Desa Gunung Batu, Warga Prioritaskan Jalan, Air Bersih, dan Penerangan Jalan

by Az-Zukhairy
2 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJAR – Berbagai persoalan yang masih dihadapi masyarakat Desa Gunung Batu, Kecamatan Sambung Makmur, mulai dari kondisi infrastruktur jalan,...

Sosper DPRD Kalsel di Desa Gunung Batu Jadi Ajang Serap Aspirasi, Warga Usulkan Jalan, PJU Hingga Air Bersih

Sosper DPRD Kalsel di Desa Gunung Batu Jadi Ajang Serap Aspirasi, Warga Usulkan Jalan, PJU Hingga Air Bersih

by Az-Zukhairy
2 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJAR – Kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) yang digelar Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan Komisi III Fraksi NasDem, Ahmad...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia – Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Login
  • Sign Up

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia - Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In