REDAKSI8.COM, TANAH BUMBU — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tanah Bumbu terus berupaya menekan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya bagi para pengendara yang melintasi jalur alternatif.
Langkah preventif ini diwujudkan melalui pemasangan baliho imbauan keselamatan di titik strategis pinggir jalan.
Spanduk besar berlatar biru dan putih tersebut memuat panduan penting bagi para pengguna jalan demi memastikan perjalanan tetap aman dan lancar.
Dalam imbauan tersebut, Satlantas Polres Tanah Bumbu menekankan pentingnya batasan kecepatan kendaraan saat melintas di jalan alternatif:
* Maksimal 60 km/jam untuk trek lurus.
* Maksimal 40 km/jam saat melintasi jalur tikungan tajam.
Selain pembatasan kecepatan, kepolisian juga mengingatkan para pengendara untuk selalu mematuhi marka jalan serta memastikan kondisi fisik maupun kelayakan kendaraan dalam keadaan prima sebelum bepergian.
“Beristirahatlah apabila sudah merasa lelah atau mengantuk pada saat berkendara. Utamakan keselamatan, keluarga menanti di rumah,” tulis imbauan dalam spanduk tersebut.
Pemasangan imbauan ini menjadi fokus utama mengingat jalur alternatif kerap memiliki karakteristik medan yang menantang, seperti tikungan tajam dan kondisi sekitar yang diapit area perbukitan.
Diharapkan dengan hadirnya pengingat visual ini, kesadaran dan ketertiban masyarakat dalam berkendara dapat makin meningkat.
Langkah preventif ini diwujudkan melalui pemasangan baliho imbauan keselamatan di titik strategis pinggir jalan.
Spanduk besar berlatar biru dan putih tersebut memuat panduan penting bagi para pengguna jalan demi memastikan perjalanan tetap aman dan lancar.
Dalam imbauan tersebut, Satlantas Polres Tanah Bumbu menekankan pentingnya batasan kecepatan kendaraan saat melintas di jalan alternatif:
* Maksimal 60 km/jam untuk trek lurus.
* Maksimal 40 km/jam saat melintasi jalur tikungan tajam.
Selain pembatasan kecepatan, kepolisian juga mengingatkan para pengendara untuk selalu mematuhi marka jalan serta memastikan kondisi fisik maupun kelayakan kendaraan dalam keadaan prima sebelum bepergian.
“Beristirahatlah apabila sudah merasa lelah atau mengantuk pada saat berkendara. Utamakan keselamatan, keluarga menanti di rumah,” tulis imbauan dalam spanduk tersebut.
Pemasangan imbauan ini menjadi fokus utama mengingat jalur alternatif kerap memiliki karakteristik medan yang menantang, seperti tikungan tajam dan kondisi sekitar yang diapit area perbukitan.
Diharapkan dengan hadirnya pengingat visual ini, kesadaran dan ketertiban masyarakat dalam berkendara dapat makin meningkat.



