REDAKSI8.COM – Pelaksanaan ibadah haji tahun 2020 belum ada kepastian dari pemerintah Indoneisa. Pemerintah Arab Saudi sampai saat ini masih menutup negara mereka akibat wabah virus corona yang menyerang semua negara di dunia. penutupan ini sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona.
Kepala Kemenag Banjar Naswan Noor menjelaskan, ada dua kemungkinan dalam ibadah haji tahun 2020 yaitu bisa dilaksanakan atau ditunda, karena menunggu dari pihak pemerintah Arab Saudi kapan tanah suci Mekkah dibuka.

“Kami saat ini masih menunggu arahan dari Pemerintah Arab Saudi terkait pelaksanaan haji. Seandainya tetap bisa dilaksanakan, kami siap memberangkatkan jamaah haji,” jelasnya. Senin (6/4/2020).
Meski belum ada keputusan, untuk tahapan-tahapan haji tetap dilaksanakan. Untuk pelunasan haji tetap berjalan dan akan kami perpanjang, selain itu, juga berusaha menyiapkan hal-hal lainnya,” terang Kepala Kemenag Banjar.
Terkait hal ini, Kemenag Banjar meminta kepada para calon jamaah haji 2020 agar tetap bersabar menanti keputusan dari Pemerintah Arab Saudi dan juga terus berikhtiar.
“Sebelum ada keputusan dari Pemerintah Arab Saudi, sebaiknya jamaah haji berusaha melengkapi administrasi dan keperluan lainnya, serta terus menjaga kesehatan,” tutup Naswan.



