REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Peringatan Hari Jadi ke-27 Kota Banjarbaru pada 20 April 2026 mendatang dipastikan bakal berlangsung meriah.
Salah satu agenda yang diprediksi menjadi magnet utama bagi ribuan warga yakni rencana penyajian 15.000 porsi Soto Banjar secara gratis.

Hidangan khas Kalimantan Selatan tersebut akan disajikan dalam sesi makan bersama sebagai simbol kebersamaan dan rasa syukur atas kemajuan kota.
Hal itu disampaikan Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby saat rapat pemantapan Harjad ke-27 Banjarbaru di Aula Gawi Sabarataan, Jumat (6/3/2026).
Selain memanjakan lidah masyarakat dengan kuliner gratis, Wali Kota Lisa menekankan, peringatan tahun ini mesti memiliki substansi kuat, terutama mengenai ketahanan pangan melalui konsep Edible Gardens (kebun pangan).
“Konsep tema tersebut dengan menggabungkan salah satu misi Banjarbaru Emas yaitu Memperkuat Tata Kelola Pemerintahan yang akuntabel, transparan, kolaboratif dan inovatif yang di implementasikan nanti dilapangan dengan konsep mercusuar pelayanan publik Banjarbaru Emas,” terang Lisa Halaby.
Tak hanya pesta kuliner, Pemkot Banjarbaru akan menyiapkan beragam kegiatan yang menyasar berbagai lapisan masyarakat, di antaranya salat hajat berjamaah dengan menghadirkan pendakwah nasional.
Lalupembagian voucher belanja Rp25 ribu untuk 3.000 orang di Pasar Bauntung dan pasar murah bersubsidi.
Kemudian kejuaraan basket, sepak bola usia dini, jalan santai, serta aksi bersih-bersih di seluruh kelurahan se-Banjarbaru.
“Di malam jumat sebelum hari H kita akan melaksanakan salat hajat yang kita laksanakan di Masjid Agung Munawarrah. Nantinya kita akan menghadirkan pendakwah nasional, Hanan Attaki untuk mengisi tausiah dalam kegiatan salat hajat bersama,” papar Wali Kota.
Dalam rapat tersebut, Wali Kota Lisa juga meresmikan logo dan tagline Hari Jadi ke-27 yang berbunyi ‘Kita Gawi Sabarataan, Bakurinah Gasan Banjarbaru Emas’.
Lisa menginstruksikan, segala urusan administrasi segera tuntas supaya persiapan fisik bisa dikebut.
Melalui perpaduan antara pesta rakyat soto gratis, program ketahanan pangan, dan kegiatan religius, Hari Jadi ke-27 ini diharapkan tidak hanya menjadi seremoni, tetapi menjadi momentum mempererat persatuan warga menuju Banjarbaru yang lebih inklusif dan berdaya saing.



