REDAKSI8.COM – Walikota Banjarbaru, Muhammad Aditya Mufti Arifin melaporkan, anggaran yang di sediakan oleh pemerintah Kota Banjarbaru untuk penanganan pencegahan covid-19 saat Rapat Paripurna Peringatan Hari Jadi ke 22 Kota Banjarbaru di Kantor DPRD Banjarbaru, Selasa (28/4).
Dana sebesar 33.049.475.238 Miliyar rupiah merupakan total anggaran yang telah digunakan untuk insentif tenaga kesehatan dan operasional, dukungan vaksin covid-19 serta pemulasaran jenazah terindikasi covid-19.

“Anggaran tersebut hasil dari refocusing, dengan melakukan rasionalisasi anggaran belanja pada masing-masing SKPD yang dananya bersumber dari dana insentif daerah, dana alokasi khusus dan Badan Layanan Umum Daerah,” papar Aditya saat sambutannya.
Selanjutnya anggaran terkait penanganan pasca banjir sebesar Rp.4.694.050.000. Digunakan untuk perbaikan jalan dan jembatan serta pembelian bibit ternak.
Bagi Aditya, pandemi covid-19 telah berdampak khususnya pada sektor ekonomi dan ketahanan pangan.
Sehingga Ia mengajak ASN dannpara pejabat untuk terus bersama-sama saling menyemangati, saling menguatkan dan berkolaborasi antara eksekutif dan legislatif dalam mengambil berbagai kebijakan-kebijakan strategis menangani pandemi covid-19.
Pemerintah Kota Banjarbaru lebih jauh juga menyiapkan ruang isolasi pasien covid-19 di Rumah Sakit Idaman Kota Banjarbaru sebagai rumah sakit rujukan covid-19.
“Terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Kota Banjarbaru, satgas covid-19 dan Forkopimda karena terus melakukan himbauan dan edukasi kepada masyarakat secara intensif, melakukan penyemprotan disinfektan serta menyediakan sarana cuci tangan di tempat kerja, fasilitas pelayanan publik, dan di fasilitas umum,” tukasnya.
“Serta melakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro dengan melaksanakan kegiatan operasi yustisi bersama dalam rangka memelihara ketertiban umum dan ketentraman di masyarakat serta penindakan atas dugaan pelanggaran peraturan daerah yang mengandung unsur pidana,” pungkasnya.



