Sabtu, 11 Juli 2026
  • Login
  • Register
Redaksi 8
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
Redaksi 8
No Result
View All Result

Gas LPG Langka, Pohon Mangrove Jadi Sasaran

Ramadhani MTD. by Ramadhani MTD.
7 April 2021
A A
Gas LPG Langka, Pohon Mangrove Jadi Sasaran
Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

REDAKSI8.COM – Akibat kelangkaan bahan bakar gas LPG 3 kilogram (Kg) ditambah harganya yang sangat mahal, masyarakat terpaksa beralih memanfaatkan kayu dari pohon mangrove sekitar sebagai bahan bakar masak di dapur.

Sehingga, ekosistem mangrove yang masuk dalam kawasan Konservasi di Desa Tanjung Sungkai, Kecamatan Pulau Laut Tanjung Slayar, Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan sekarang mengalami pengurangan.

Diakui oleh masyarakat setempat, Hadriansyah, katanya, kelangkaan bahan bakar gas bersubsidi itu membuat warga desanya terpaksa mengalihfungsikan pohon mangrove di belakang rumahnya sebagai bahan bakar kayu untuk keperluan hidup sehari-hari.

Selain karena kelangkaan ketersediaan gas LPG 3 Kg, harganya pun bagi Hadriansyah sangat mahal dilevel ekonomi masyarakat pelosok pesisir laut.

LihatJuga :

Sistem Interkoneksi Kalimantan Berangsur Normal, PLN Pastikan Keandalan Pasokan Listrik Terus Diperkuat

Menghadapi Regulasi Baru dan Pengawasan KPK, Administrasi Media Lokal di Banjarbaru Mulai Diperketat

Pelayanan Jemaah Umrah di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin Akan Terapkan One Stop Service

Menteri Haji Resmikan Gedung Baru Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin

“Harga sebijinya mulai dari 45 ribu sampai 50 ribu rupiah. Disini harga segitu terlalu mahal. Lagian barangnya juga sangat langka,” ungkapnya kepada Redaksi8.com.

Tidak dipungkiri, dulunya memanfaatkan kayu bakau sebagai bahan bakar masak memang kerap digandrungi masyarakat pesisir. Setelah melawati masa kemasa, tradisi itu mulai terhapus perlahan dengan datangnya bahan bakar gas bersubsidi oleh pemerintah.

“Ini hanya karena kelangkaan dan harga bahan bakar gasnya yang terlalu mahal. Bagi kami disini, kalau semuanya normal seperti sebelumnya, kami masyarakat tidak akan manfaatkan pohon mangrove lagi untuk bahan bakar masak,” terang Sekretaris Badan Perwakilan Desa (BPD) Tanjung Sungkai.

Ia menginginkan, masyarakat ditempatnya juga perlu wawasan dan bimbingan mengenai pentingnya menjaga ekosistem mangrove.

Meskipun setelah di tebang, masa tumbuh pohon yang hidup diperairan payau itu cenderung cepat, tetap saja menurutnya harus ada edukasi dan pemahaman kepada warga desanya.

“Kemarin kita kedatangan Mahasiswa Pecinta Alam Piranha dari Kampus Unlam. Mereka disini memberikan pelatihan bikin persemaian bibit mangrove menggunakan polybag dari sampah plastik kepada pemuda dan siswa siswi sekolah kita,” beber Hadri panggilan akrabnya.

Lebih jauh kepada Redaksi8.com, kedatangan Mapala Piranha menjadi atensi warga desanya. Sebab, belum pernah ada mahasiswa atau instansi yang mencetuskan sampah plastik bisa dimanfaatkan jadi polybag.

“Semoga kedatangan kawan-kawan Piranha ke desa kami dapat memberikan dampak baik terhadap pemuda generasi selanjutnya untuk desa kami. Karena masyarakat kita disini krisis kesadaran dalam pelestarian lingkungan,” tandasnya.

Share27Tweet17Send

Related Posts

Padi Apung di Kabupaten Banjar Belum Diminati, Modal Tinggi dan Serangan Hama Jadi Tantangan Utama

Padi Apung Jadi Harapan Baru Petani Banjar, Solusi Hadapi Banjir dan Perubahan Iklim

by Az-Zukhairy
10 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJAR, Depth News – Perubahan iklim yang memicu banjir berkepanjangan menjadi tantangan serius bagi sektor pertanian di Kabupaten Banjar....

Kabupaten Banjar Dipercaya Jadi Tuan Rumah Konsolidasi BKMT Kalsel, Pemkab Siap Berikan Dukungan Penuh

Kabupaten Banjar Dipercaya Jadi Tuan Rumah Konsolidasi BKMT Kalsel, Pemkab Siap Berikan Dukungan Penuh

by Az-Zukhairy
10 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJAR – Pemerintah Kabupaten Banjar menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh pelaksanaan Konsolidasi Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Tingkat Provinsi...

Perkuat Ketahanan Keluarga, Kabupaten Banjar Prioritaskan GATI, Sekolah Lansia, dan SSK dalam Perencanaan BOKB 2027

Perkuat Ketahanan Keluarga, Kabupaten Banjar Prioritaskan GATI, Sekolah Lansia, dan SSK dalam Perencanaan BOKB 2027

by Az-Zukhairy
10 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJAR, Depth News – Pemerintah Kabupaten Banjar terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pembangunan keluarga sebagai fondasi utama menciptakan generasi...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia – Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Login
  • Sign Up

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia - Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In