Sabtu, 18 Juli 2026
  • Login
  • Register
Redaksi 8
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
Redaksi 8
No Result
View All Result

Garis Lurus di Langit Kalsel Dianggap Lintasan Malaikat, Begini Asumsi Prakirawan BMKG Kalsel

Ramadhani MTD. by Ramadhani MTD.
30 Januari 2023
A A
Garis Lurus di Langit Kalsel Dianggap Lintasan Malaikat, Begini Asumsi Prakirawan BMKG Kalsel

Sebuah garis tengah membentang di langit Kalimantan Selatan yang tengah virah di media sosial yang dianggap lintasan Malaikat, Minggu (29/1). Foto : dok. Redaksi8.com.

Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

REDAKSI8.COM – Tengah viral di media sosial sebuah video yang diunggah salah satu warga Basirih Banjarmasin Adul, yang menganggap sebuah garis tengah membentang membelah awan adalah lintasan Malaikat.

Garis tersebut terbentang di bawah sinar Matahari mengerucut ke arah Banjarbaru-Martapura, yang dianggap Adul sebuah fenomenal alam pada Minggu (29/1).

Garis lurus tersebut kata Adul (pemilik video<-red) adalah lintasan malaikat menuju lokasi yang kebetulan ada acara peringatan Haul ke 18 Ulama Besar Syeikh Muhammad Zaini Bin Abdul Ghani atau Guru Sekumpul di Martapura.

“Ini garis malaikat ini. Belum hilang garisnya ini menuju ke Sekumpul,” kata Adul dalam video yang berdurasi 57 detik tersebut, Minggu (29/1) siang.

LihatJuga :

PLN ULP Gambut Akan Lakukan Pengaturan Operasi Kelistrikan Hari Ini, Imbas Kendala Teknis PLTGU

DKP Kalsel Pastikan Penyaluran BBM Subsidi Nelayan di Muara Kintap Sudah Sesuai Mekanisme

SPBN Muara Kintap Bantah Tuduhan Penyelewengan BBM Bersubsidi

Menjemput Berkah Lewat Gorengan Seribu Rupiah di Jantung Kota Banjarbaru

Video tersebut telah banyak menuai komentar warga net.

Sementara, berdasarkan asumsi Analis dan Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Selatan, Arief Rahman, garis tersebut adalah jejak pesawat atau condensation trails atau bisa disingkat contrails.

Contrails lanjut Arief menerangkan, merupakan fenomea awan putih atau jejak putih berbentuk garis lurus yang sangat panjang yang terbentuk setelah pesawat melintas.

Ujarnya, hal itu cukup sering terjadi di Indonesia, bahkan diseluruh penjuru dunia.

Contrails terbentuk dari gas buang yang dihasilkan oleh mesin pesawat.

Ketika mesin pesawat membakar bahan bakarnya, maka pesawat akan menghasilkan gas buang berupa karbon dioksida dan uap air.

“Mirip seperti asap knalpot kendaraan kita. Gas buang yang berupa uap air ini kemudian mengembun atau terkondensasi akibat suhu udara di luar pesawat yang sangat dingin,” terang Arief kepada Redaksi8.com melalui Via Whatsapp, Senin (30/1) pukul 13.53 Wita.

Dimana sambungnya, umumnya ketinggian jelajah pesawat terbang berada diatas 30.000 kaki atau sekitar 10.000 meter.

Suhu udara pada ketinggian tersebut adalah -30 hingga -40 derajat Celsius, dinginnya kira-kira 2-3 kali lebih dingin dari freezer kulkas.

Suhu yang sangat dingin tersebut menyebabkan uap air dari gas buang pesawat tadi mengembun menjadi titik air dan membeku menjadi kristal es dengan sangat cepat.

Kristal-kristal es inilah yang terlihat dari permukaan bumi seperti awan.

Kristal es yang membentuk contrail dapat langsung menghilang atau bertahan lama tergantung kelembapan udara di sekitarnya.

“Jika udara di sekitarnya kering maka contrail akan menguap kembali dalam waktu singkat, namun sebaliknya jika udara cukup lembap maka contrail dapat bertahan dalam waktu yang cukup lama,” terangnya.

Diketahui, contrail tidak berbahaya bagi manusia, hewan, maupun tumbuhan.

Contrail tidak dapat turun menjadi hujan karena posisinya yang sangat tinggi menyebabkan kristal-kristal es contrail menguap di sepanjang perjalanannya jauh sebelum menyentuh tanah.

Share29Tweet18Send

Related Posts

PT Merge Mining Industri Rehabilitasi Madrasah di Rantau Bakula

PT Merge Mining Industri Rehabilitasi Madrasah di Rantau Bakula

by angga sasmita
17 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJAR – PT Merge Mining Industri (MMI) merehabilitasi Madrasah Mura' Atusshibiyan di Desa Rantau Bakula, Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten...

Pasar Murah Disperindag Balangan Diserbu Warga, Kebutuhan Pokok Bersubsidi Ringankan Beban Masyarakat

Pasar Murah Disperindag Balangan Diserbu Warga, Kebutuhan Pokok Bersubsidi Ringankan Beban Masyarakat

by A. Sibawaihi
17 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BALANGAN – Upaya Pemerintah Kabupaten Balangan dalam menjaga stabilitas harga sekaligus meringankan beban ekonomi masyarakat terus dilakukan. Melalui Dinas...

Kasat Reskrim Tapteng dan Dokter Forensik Sayangkan Pernyataan Pengacara Korban di Media Sosial, Dinilai Berpotensi Menyesatkan Publik

Kasat Reskrim Tapteng dan Dokter Forensik Sayangkan Pernyataan Pengacara Korban di Media Sosial, Dinilai Berpotensi Menyesatkan Publik

by Tim Redaksi8.com
17 Juli 2026

REDAKSI8.XOM, TAPANULI TENGAH - Polres Tapanuli Tengah menegaskan penyelidikan kasus kematian Boy Simamora masih terus berlangsung dan hingga kini belum...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia – Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Login
  • Sign Up

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia - Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In