REDAKSI8.COM – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLIPI) Kabupaten Banjar menggelar kegiatan pelatihan Border dengan tema “Peningkatan keterampilan perempuan, perempuan berdaya Indonesia maju”.
Kegiatan yang dilaksanakan selama 1 hari ini diikuti oleh 40 orang peserta adalah para wanita yang diundang dari beberapa kecamatan di Kabupaten Banjar. Kegiatan pelatihan tersebut dilaksanakan di Lembaga Kursus Monita di Desa Pesayangan Utara Kecamatan Martapura Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan dan dibuka oleh ketua DPC PPLIPI Kabupaten Banjar Anisyah, Minggu (11/12/2022).

Pada kegiatan tersebut, juga hadir Ketua DPW PPLIPI Kalimantan Selatan Hj Diah Rivani. Di sela-sela kegiatan pelatihan tersebut, Ketua DPW PPLIPI Kalimantan Selatan Diah Rivani mengungkapkan bahwa kegiatan ini dalam rangka memperingati hari ibu yang jatuh setiap tahunya pada tanggal 22 Desember.
“Dalam memperingati hari ibu ini, DPC PPLIPI Kabupaten Banjar melaksanakan beberapa kegiatan, diantaranya pelatihan pembuatan bunga pada bakul, Seminar Parenting dan hari ini pelatihan dasar border kepada wanita yang kita undang untuk dilatih dasar bagaimana cara memborder,” tuturnya.
Diah Rivani menjelaskan bahwa seperti pembuatan motif pada bakul. Bakul adalah kerajinan dari Kalimantan Selatan dari bahan purun, bagaimana cara agar harga jual bakaul tersebut naik, yakni dengan cara ditambah variasi pada bakul tersebut.
Ia menambahkan bahwa adapun kegiatan hari ini yaitu pelatihan dasar border, bagaimana cara memborder pada kain atau baju, dan juga dikembangkan untuk border pada kain sasirangan. dengan cara di border maka baju atau kain tersebut lebih bervariasi dan tentunya juga lebih menarik pembeli dan harga jual bisa lebih tinggi.
“Saat ini banyak sudah kain sasirangan yang pakai Border. Penambahan border agar pada kain sasirangan tidak monoton, dengan ditambah Border dengan beberapa motif sehingga kain sasirangan lebih baik lagi,” ucapnya.
Pelatihan hari ini yang diberikan adalah dasar dari Border, setelah dasarnya sudah dikuasai maka mereka bisa lebih bisa untuk memodifikasi dengan bentuk bordiran yang lain. Dan berharap ada lagi pelatihan tahap lanjutan.
Menurut Ketua DPW PPLIPI Kalimantan Selatan yang juga merupakan anggota DPRD Kabupaten Banjar bahwa kegiatan pelatihan seperti ini yang dilakukan oleh DPC PPLIPI Kabupaten Banjar menjadi program dan sangat didukung.
“Kegiatan pelatihan ini akan terus dilakukan, dan akan lebih mendalam lagi agar peserta bisa menguasai pembelajaran lebih mendalam lagi,” tambahnya
Diah Rivani kembali menjelaskan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh DPC PPLIPI Kabupaten Banjar seperti ini juga untuk mensupport program pemerintah daerah Kabupaten Banjar, agar ekonomi di Kabupaten Banjar lebih meningkat lagi.
“Kegiatan yang dilakukan oleh DPC PPLIPI Kabupaten Banjar ini bekerjasama dengan Dinas sosial P3AP2KB Kabupaten Banjar dan ini pelatihan dasar, berharap kedepannya pelatihan selanjutnya untuk lebih mendalam dan Dinas Sosial P3AP2KB kembali bisa mensupport kegiatan lanjutan agar mereka lebih ahli lagi dalam membikin Border,” tutupnya
Ketua DPC PPLIPI Kabupaten Banjar Anisyah menuturkan bahwa kegiatan pelatihan Border diikuti oleh 40 orang peserta dari beberapa warga dari berbagai kecamatan di Kabupaten Banjar.
“Pelatihan dasar hanya dilaksanakan 1 hari dan kedepannya, karena hari ini kita berikan pelatihan dasar dulu agar mereka bisa paham bagaimana caranya membikin border. Semoga tahun depan kita bisa melakukan pelatihan lebih lanjut lagi agar mereka bisa lebih mendalam lagi belajar membordir,” tuturnya.
Selain itu, menurut ketua DPC PPLIPI Kabupaten Banjar bahwa pelatihan ini juga salah satu cara untuk meningkatkan kapabilitas dan keterampilan kepada perempuan di Kabupaten Banjar dengan cara seperti hari ini mereka dilatih membordir. apalagi yang mengikuti pelatihan ini adalah para ibu ibu rumah tangga, untuk mengisi waktu luang mereka membikin border pada baju atau kain.
Ia berharap dengan pelatihan ini, peserta yang ikut pelatihan ini dapat mengetahui dasar bikin border dan mereka sudah tau bagaimana cara memborder, mereka bisa meningkatkan kualitas hasil jahitannya dan model baju yang terkini yakni dengan tambahan Border pada baju.
PPLIPI merupakan organisasi yang bergerak dibidang sosial kemasyarakatan yang bersifat terbuka, lintas profesi, lintas suku, lintas agama dan lintas politik.


