REDAKSI8.COM, BANJAR, Depth News – Dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah pusat untuk memperkuat penggunaan produk dalam negeri, Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Kabupaten Banjar menggelar Sosialisasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di Aula DKUMPP Banjar, Senin (15/9/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh 30 pelaku usaha dari berbagai kecamatan, antara lain Martapura Kota, Kertak Hanyar, Sungai Tabuk, Mataraman, Astambul, dan Martapura Timur. Para peserta berasal dari sektor usaha mikro, kecil, maupun industri rumah tangga yang selama ini menjadi salah satu penopang perekonomian daerah.
Untuk memperkaya pemahaman peserta, narasumber yang dihadirkan berasal dari Balai Standarisasi Pelayanan Jasa Industri Banjarbaru dan Dinas Perindustrian Provinsi Kalimantan Selatan. Kedua lembaga ini berpengalaman dalam proses sertifikasi dan standarisasi industri, khususnya terkait TKDN.
Sosialisasi ini menjadi langkah strategis DKUMPP Banjar dalam memperkuat daya saing industri lokal. Seperti diketahui, Sertifikat TKDN adalah instrumen penting yang mendukung kebijakan pemerintah untuk memprioritaskan penggunaan produk dalam negeri, terutama pada proyek-proyek yang menggunakan anggaran negara maupun daerah.
Dengan adanya sertifikat tersebut, produk lokal memiliki peluang lebih besar untuk diprioritaskan dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah. Hal ini tentu berdampak langsung pada peningkatan permintaan, perluasan pasar, serta percepatan pemulihan ekonomi daerah.
“Sertifikasi TKDN tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi pelaku industri lokal, tetapi juga menjadi salah satu langkah nyata dalam mendukung kemandirian industri nasional,” jelas salah satu narasumber.
DKUMPP Kabupaten Banjar menegaskan bahwa penyelenggaraan kegiatan ini selaras dengan tugas pokok, fungsi, serta visi dan misi Bupati Banjar dalam upaya meningkatkan daya saing produk lokal sekaligus memperkuat pemulihan perekonomian masyarakat pascapandemi.
Dengan penguatan industri kecil dan menengah melalui TKDN, diharapkan pelaku usaha tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang di tengah kompetisi pasar yang semakin ketat.
Kepala DKUMPP Banjar, I Gusti Made Suryawati, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar para pelaku industri lebih memahami prosedur serta manfaat dari sertifikat TKDN.
“Pengetahuan ini akan menjadi modal berharga bagi kita semua untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk lokal, baik di pasar nasional maupun internasional. Kami ingin memberikan pemahaman yang komprehensif serta motivasi kepada para pelaku industri di Kabupaten Banjar untuk segera mengurus Sertifikat TKDN bagi produk mereka,” ungkapnya.
Selain itu, ia juga menekankan bahwa dengan adanya sertifikasi TKDN, produk Banjar akan lebih mudah menembus pasar yang lebih luas, mendapatkan kepercayaan konsumen, serta memperkuat posisi industri lokal di tengah gempuran produk impor.
Kegiatan sosialisasi ini tidak hanya memberi pengetahuan teknis tentang tata cara pengajuan sertifikasi, tetapi juga mendorong peserta untuk berpikir lebih visioner. Dengan memanfaatkan instrumen TKDN, para pelaku usaha diyakini mampu bertransformasi dari sekadar produsen lokal menjadi pemain penting dalam rantai pasok nasional.
Pada akhirnya, keberhasilan mendorong sertifikasi TKDN di tingkat pelaku usaha Banjar akan berkontribusi pada kemandirian ekonomi daerah, penciptaan lapangan kerja baru, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Targetkan Pembentukan DPRT, PSI Kalsel Siapkan Kunjungan Jokowi ke Banua
REDAKSI8.COM, KALSEL - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kalimantan Selatan (Kalsel) menargetkan pembentukan struktur Dewan Pimpinan Ranting...



