REDAKSI8.COM, BANJAR – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar terus mematangkan persiapan pelaksanaan Festival Pangan B2SA dan LMSI Tingkat Kabupaten Banjar Tahun 2026. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggelar rapat koordinasi untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana secara tertib, lancar, dan sesuai rencana.
Rapat koordinasi tersebut digelar pada Selasa (11/8/2026) dan dibuka langsung oleh Kepala DKPP Kabupaten Banjar, Sipliansyah Hartani. Kegiatan diikuti para kepala bidang beserta staf di lingkungan DKPP Kabupaten Banjar.


Rapat menjadi momentum penting untuk menyatukan persepsi sekaligus memperkuat koordinasi antarbidang. Berbagai aspek persiapan festival dibahas secara menyeluruh, mulai dari teknis pelaksanaan lomba hingga kebutuhan pendukung kegiatan.
Pembahasan mencakup mekanisme dan teknis perlombaan, kesiapan peserta, pembagian tugas antarbidang, sarana dan prasarana, serta berbagai kebutuhan nonteknis lainnya. Hal tersebut dinilai penting agar setiap unsur yang terlibat memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing sebelum kegiatan berlangsung.
Kepala DKPP Kabupaten Banjar, Sipliansyah Hartani, menekankan bahwa keberhasilan festival tidak hanya bergantung pada kesiapan teknis, tetapi juga membutuhkan kerja sama dan komunikasi yang baik dari seluruh jajaran.
Menurutnya, koordinasi sejak tahap persiapan diperlukan untuk mengantisipasi berbagai kendala yang mungkin muncul saat pelaksanaan. Dengan persiapan yang matang, setiap tahapan kegiatan diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan hasil maksimal.
Festival Pangan B2SA dan LMSI Tingkat Kabupaten Banjar Tahun 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 1 September 2026.
Kegiatan tersebut tidak sekadar diarahkan sebagai ajang perlombaan, tetapi juga memiliki tujuan yang lebih luas, yakni mendorong masyarakat untuk semakin memahami pentingnya pola konsumsi pangan yang Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA).
Konsep B2SA menjadi salah satu upaya untuk membangun kesadaran masyarakat agar tidak bergantung pada satu jenis sumber pangan saja. Keragaman pangan diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan gizi sekaligus menciptakan pola konsumsi yang lebih sehat dan aman.
Selain aspek konsumsi pangan, festival juga diharapkan menjadi ruang untuk menampilkan kreativitas dan inovasi masyarakat dalam mengolah serta menyajikan pangan. Dengan demikian, kegiatan tersebut dapat memberikan nilai edukasi sekaligus mendorong pengembangan potensi pangan lokal di Kabupaten Banjar.
Melalui rapat koordinasi yang dilakukan sejak jauh hari, DKPP Kabupaten Banjar berupaya memastikan seluruh persiapan berjalan terarah. Setiap bidang diharapkan dapat menjalankan perannya secara optimal sehingga pelaksanaan festival tidak hanya berlangsung sukses dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Persiapan yang matang tersebut menjadi bagian dari komitmen DKPP Kabupaten Banjar untuk menjadikan Festival Pangan B2SA dan LMSI 2026 sebagai momentum memperkuat kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman, sekaligus membuka ruang bagi tumbuhnya kreativitas serta inovasi pengelolaan pangan di daerah.



