Senin, 6 Juli 2026
  • Login
  • Register
Redaksi 8
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
Redaksi 8
No Result
View All Result

Ditengarai Adanya Isu Buka Lahan Bisnis, Pihak RSDI Membantah

Ramadhani MTD. by Ramadhani MTD.
2 Juni 2020
A A
Ditengarai Adanya Isu Buka Lahan Bisnis, Pihak RSDI Membantah
Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

REDAKSI8.COM – Kepala Bagian Tata Usaha Rumah Sakit Daerah Idaman (RSDI) Kota Banjarbaru, Firmansyah membantah, adanya isu yang menengarai pihaknya bersama prodia telah membuka lahan baru untuk berbisnis di dalam RSDI Kota Banjarbaru. Bisnis yang dimaksud ialah pemeriksaan mandiri diagnostik Covid-19, Selasa (2/6).

Firmansyah mengaku, sebagai rumah sakit yang berbasis Badan layanan Umum Daerah, tidak masalah untuk mengembangkan bisnis layanan.

Tentu saja lantaran bisnis itu pula kebutuhan masyarakat dapat terjawab. Seperti sambungnya, yang ingin melakukan tes mandiri Covid-19 demi berbagai keperluan, baik pribadi maupun korporasi bisa terpenuhi.

“Kita diberikan keleluasaan secara terbatas selama mengedepankan aspek sosial,” ungkap Firmansyah kepada Redaksi8.com.

LihatJuga :

PENGUMUMAN KEHILANGAN STNK

Legislator ini Sambut Baik Panen Raya Padi di Kapuas Kuala, Dukung Program Swasembada Pangan

Legislator DPRD Kapuas H. Pahmi Apresiasi Rencana Panen Raya Ketahanan Pangan TNI di Bataguh

Dukung Penuh Program “Lewu Bersinar”, Anggota DPRD Kapuas H. Pahmi Dorong Pemerataan Infrastruktur

RSDI Kota Banjarbaru sendiri bebernya, telah lama bekerjasama dengan Prodia dalam menyelenggarakan layanan pemeriksaan.

Menggunakan metoda PCR (Polymyrase Chain Reaction) dengan teknik pengambilan swab, kerjasama dalam bentuk diversifikasi layanan pemeriksaan diagnostik itu biasa dilakukan di laboratorium klinik prodia.

Lalu katanya, adapun jenis layanan pemeriksaan misalnya pemeriksaan mandiri, baginya tidak terlalu jauh berbeda dengan layanan General Check Up yang telah lama dikembangkan oleh RSDI. Jadi, tidak menyalahi aturan manapun.

“Ini semua diadakan untuk mempermudah masyarakat siapa saja yang ingin memeriksakan dirinya, meskipun dia dalam keadaan sehat. Apapun tujuan pemeriksaan tersebut silahkan periksa,” cetus Firmansyah.

“Mempermudah dalam artian dia tidak harus keluar daerah hanya untuk pengambilan swab, dan tidak perlu repot mengirimkan sampel swab dalam VTM, hingga pada akhirnya tinggal menerima surat keterangan telah diperiksa dengan hasil yang objektif,” lanjutnya.

Lebih jauh kepada penulis, tarif yang diberlakukan merupakan hasil dari penilaian terendah berbasis unit cost. Dimana pihaknya tetap mengedepankan aspek pelayanan dan tidak mengambil keuntungan. Sementara tarif pemeriksaan PCR ujarnya dari pihak prodia.

“Tarif PCR merupakan fixed cost dari mereka, kami tidak bisa mencampuri hal tersebut,” tegasnya.

Ia juga menerangkan, secara teknis pemeriksaan mandiri diagnostic PCR haruslah hati-hati. Tidak setiap masyarakat yang secara finansial lebih beruntung dengam mudah bisa mengajukan diri untuk diperiksa. Karena tambahnya, kapasitas dan kapabilitas petugas pengambil swab dan kemampuan PCR dari Prodia masih terbatas.

Sementara itu, Kepala Seksi Pelayanan Medik RSDI Kota Banjarbaru, dr. Hj. Siti Ningsih memgungkapkan, dalam seminggu pihaknya hanya 2 kali saja melakukan pengambilan sample. di hari Rabu dan Jumat saja.

Adapan sebelum melaksanakannya, terlebih dahulu yang diperiksa melakukan perjanjian dengan petugas administrasi Poliklinik Eksekutif. Dimana si masyarakat sebelumnya harus mau diperkisa sebanyak 5 kali sebagai sampel pemeriksaan.

Selanjutnya menurut Kepala Bidang Pelayanan RSDI Kota Banjarbaru, dr. Hj. Ani Rusmila, kerjasama pemeriksaan diagnostik yang telah dibangun selama ini tidak bisa dilakukan di RSDI, seringkali harus dilarikan ke laboratorium luar, baik milik pemerintah maupun milik perusahaan swasta.

“Semisal laboratorium RSUD Ulin, laboratorium BTKL atau Balai Laboratorium Kesehatan Daerah, atau milik swasta diantaranya Prodia,” tutur Hj. Ani Rusmilia.

“jika ada yang bertanya kenapa tidak diusahakan memeriksakan sendiri dan membeli alat diagnostiknya? maka jawabannya adalah kembali kepada rasio kebutuhan,” Ia menyambungkan.

Jenis pemeriksaan tertentu yang tidak bisa dilakukan oleh RSDI ucap Ani, masih sangat jarang, tergantung dari kasus yang dihadapi. Tidak sebanding antara besarnya biaya pengadaan sarana prasarana dengan kebutuhan. Oleh sebab itu, kerjasama dengan laboratorium luar adalah pilihan paling masuk akal.

Diakhiri Direktur RSDI Dr.dr. Hj. Endah Labati Silapurna, ujarnya, masyarakat yang datang ke RSDI dengan status ODP maupun PDP tidak perlu khawatir. Pemeriksaan diagnostic semuanya ditanggung oleh pemerintah.

“Tidak benar jika tarif pemeriksaan ini juga diberlakukan untuk pasien yang memang benar-benar harus diobati. Meskipun RSDI tergolong klasifikasi C, kami akan tetap berusaha memberikan yang terbaik, dan akan selalu terbuka terhadap kritik dan saran dari masyarakat,’ tandas Direktur RSDI Kota Banjarbaru.

Share27Tweet17Send

Related Posts

Komisi IV DPR RI Tinjau Balai Veteriner Banjarbaru, Pastikan Kesiapan Hadapi Ancaman El Nino

Komisi IV DPR RI Tinjau Balai Veteriner Banjarbaru, Pastikan Kesiapan Hadapi Ancaman El Nino

by Ramadhani MTD.
4 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Komisi IV DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifik ke Balai Veteriner Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Jumat (03/07/2026), untuk...

Membuka Pintu Inklusivitas, ULM Kerahkan Relawan Berpengalaman dan Asesmen Khusus dalam UTMBK Disabilitas 2026

Membuka Pintu Inklusivitas, ULM Kerahkan Relawan Berpengalaman dan Asesmen Khusus dalam UTMBK Disabilitas 2026

by Ramadhani MTD.
4 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJARMASIN – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) mempertegas langkahnya sebagai kampus inklusif dengan tidak sekadar menyediakan kuota, melainkan menyiapkan ekosistem...

Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Siap Jalankan Kebijakan Pemerintah dan Jaga Kualitas Layanan ke Masyarakat

Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Siap Jalankan Kebijakan Pemerintah dan Jaga Kualitas Layanan ke Masyarakat

by Ramadhani MTD.
4 Juli 2026

REDAKSI8.COM, JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan tarif listrik PT PLN (Persero) Triwulan III...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia – Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Login
  • Sign Up

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia - Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In