REDAKSI8.COM, BANJAR – Komitmen Pemerintah Kabupaten Banjar dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik kembali mendapat apresiasi. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kabupaten Banjar menerima penghargaan atas capaian dalam Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik Tahun 2025 dari Ombudsman Republik Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Banjar.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Banjar H. Saidi Mansyur, didampingi Wakil Bupati Banjar H. Said Idrus Al-Habsyie, dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Banjar, Jumat (14/8/2026).


Penghargaan itu tidak sekadar menjadi bentuk apresiasi terhadap capaian perangkat daerah, tetapi juga menjadi penanda penting atas upaya Dinsos P3AP2KB dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas, transparan, responsif dan berpihak pada kebutuhan masyarakat.
Kepala Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar, Hj. Erny Wahdini, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penghargaan yang diterima. Menurutnya, capaian tersebut menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran untuk tidak berhenti melakukan pembenahan dan meningkatkan kualitas pelayanan.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik yang transparan, responsif, mudah diakses, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Erny menegaskan, penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar. Berbagai upaya peningkatan kualitas pelayanan dilakukan sebagai bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam memastikan masyarakat memperoleh layanan yang layak, mudah dan sesuai dengan ketentuan.
Terlebih, Dinsos P3AP2KB memiliki tugas yang bersentuhan langsung dengan berbagai persoalan sosial masyarakat, termasuk pelayanan bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS). Kelompok masyarakat tersebut membutuhkan pelayanan yang tidak hanya cepat dan tepat, tetapi juga mengedepankan pendekatan kemanusiaan, keterjangkauan serta perlindungan terhadap kelompok rentan.
Karena itu, kualitas pelayanan publik menjadi salah satu aspek penting dalam memastikan program dan layanan sosial benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Penghargaan dari Ombudsman tersebut diharapkan menjadi momentum untuk terus memperkuat tata kelola pelayanan di lingkungan Dinsos P3AP2KB. Evaluasi, pembenahan prosedur, keterbukaan informasi serta peningkatan respons terhadap kebutuhan masyarakat akan menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pelayanan.
Bagi Dinsos P3AP2KB, penghargaan bukanlah akhir dari sebuah pencapaian. Sebaliknya, penghargaan menjadi pengingat bahwa pelayanan publik harus terus diperbaiki seiring meningkatnya kebutuhan dan harapan masyarakat.
Momentum Hari Jadi ke-76 Kabupaten Banjar pun menjadi dorongan bagi seluruh perangkat daerah untuk menjadikan peningkatan kualitas pelayanan sebagai bagian dari semangat pembangunan daerah.
Dengan pelayanan publik yang semakin profesional, inklusif, transparan dan berorientasi pada kepuasan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Banjar diharapkan mampu memperkuat kepercayaan publik sekaligus mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin baik.
Penghargaan tersebut akhirnya bukan hanya menjadi kebanggaan bagi Dinsos P3AP2KB, tetapi juga menjadi tantangan untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan standar pelayanan kepada masyarakat demi mendukung terwujudnya Kabupaten Banjar yang maju, mandiri dan agamis.



