REDAKSI8.COM, BANJAR – Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar turun langsung mengecek kondisi sarana dan prasarana sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan. Peninjauan dilakukan untuk memastikan bangunan Puskesmas tetap layak dan mampu menunjang pelayanan kepada masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, Dr. H. Noripansyah, S.Si.T., M.KM., didampingi Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Marzuki, S.KM., M.M., bersama tim Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, meninjau langsung kondisi bangunan di UPTD Puskesmas Mataraman, UPTD Puskesmas Simpang Empat 1, dan UPTD Puskesmas Simpang Empat 2.
Peninjauan tidak sekadar melihat kondisi fisik bangunan, tetapi juga untuk memetakan kebutuhan pemeliharaan, perbaikan hingga kemungkinan peningkatan fasilitas di masing-masing Puskesmas.
Dari hasil pengecekan lapangan, tim menemukan sejumlah bagian bangunan yang sudah berusia cukup lama dan membutuhkan perhatian lebih lanjut. Kondisi tersebut menjadi salah satu bahan evaluasi untuk menentukan langkah penanganan sarana dan prasarana ke depan.
Noripansyah mengatakan, pengecekan secara langsung penting dilakukan agar pihaknya mendapatkan gambaran nyata mengenai kondisi fasilitas yang selama ini digunakan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
“Kita ingin melihat langsung kondisi bangunan dan sarana yang ada di Puskesmas. Dari hasil peninjauan ini, kita dapat mengidentifikasi bagian-bagian yang membutuhkan pemeliharaan, perbaikan, maupun peningkatan,” ujarnya.

Menurutnya, hasil peninjauan akan menjadi bahan bagi Dinas Kesehatan dalam menyusun evaluasi sekaligus perencanaan peningkatan kualitas sarana pelayanan kesehatan.
Ia menegaskan, Puskesmas yang membutuhkan penanganan akan dilihat berdasarkan kondisi dan tingkat kebutuhannya.
“Untuk Puskesmas yang kondisi bangunannya memerlukan penanganan, tentu akan kita lihat dan prioritaskan sesuai tingkat kebutuhan. Usulan perbaikan maupun pembangunan dapat disampaikan melalui proses perencanaan daerah, termasuk melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang),” jelasnya.
Noripansyah menambahkan, kondisi sarana dan prasarana menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pelayanan kesehatan yang aman dan nyaman.
Karena itu, pemeliharaan maupun peningkatan fasilitas Puskesmas perlu dilakukan secara terencana dan bertahap, menyesuaikan tingkat kebutuhan serta kemampuan daerah.
“Kita berharap melalui perencanaan yang baik, kebutuhan sarana dan prasarana Puskesmas dapat ditangani secara bertahap sesuai prioritas dan kemampuan daerah,” pungkasnya.
Dengan peninjauan langsung tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar tidak hanya memetakan kondisi bangunan yang ada, tetapi juga menyiapkan dasar perencanaan agar fasilitas pelayanan kesehatan di tingkat kecamatan dapat terus mendukung kebutuhan masyarakat.

