Laporan ini di register dengan nomor 003 oleh seorang pelapor yang belum diketahui namanya itu langsung mendatangi Kantor Bawaslu Kota Banjarbaru.
Adanya laporan tersebut, Said Abdullah memenuhi panggilan dari pihak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan memberikan klarifikasi ke Kantor Bawaslu, Kota Banjarbaru di hari Rabu (9/10/24) sore kemarin.
Said mengatakan, kedatangannya ini berdasarkan permintaan dari pihak Bawaslu untuk dimintai keterangan terkait adanya pelaporan pelanggaran kampanye.
“Ada pelaporan dari yang membuka akun media sosial, dan melaporkan bahwa pada saat kampanye di Guntung Manggis ada diduga pelanggaran pembagian sembako. Hari ini aku diminta klarifikasi oleh Bawaslu, dan tadi sudah kita berikan jawaban,” ujarnya.
Said Abdullah menjelaskan, saat kampanye itu berlangsung, pihaknya maupun timnya membagikan gula, minyak goreng dan sabun dengan harga per itemnya seharga Rp 18 ribu.
“Yang dapat itu hanya enam orang, sebagai penyemangat hadiah menjawab kuis jadi bukan semua undangan dapat itu hadiah, tidak,” ungkapnya.
Demikian, Said menegaskan, hadiah berupa gula, minyak goreng hingga sabun itu diberikan masing-masing satu kepada setiap peserta kampanye yang menjawab kuis atau pertanyaan.
Dimana pada saat kampanye di hari itu, hanya ada sekitar enam orang warga yang berhasil menjawab kuis.
“Jadi hanya yang bisa menjawab pertanyaan kuis yang diberikan hadiah itu, jumlahnya yang menerima itu hanya enam orang dan harganya satu item Rp 18 ribu,” tegasnya.
Setelah klarifikasi ini, dikatakan Said, dirinya akan menunggu hasil atau jawaban dari pihak Bawaslu yang akan disampaikan dalam beberapa hari kedepan.
“Setelah klarifikasi ini akan kembali diberikan jawaban kemudian hari oleh Bawaslu, jadi kami tetap jalani aja, tetap ada pembagian hadiah untuk yang bisa menjawab kuis,” tuturnya.
Meski begitu, sebagai warga Indonesia yang taat, sekaligus juga peserta Pilkada yang baik, Said akan tetap mengikuti aturan dari setiap penyelenggara.
“Ketika diminta klarifikasi kita datang ke Bawaslu memberikan keterangan, sudah disumpah juga, tetap kita jalani karena sudah aturan maka kita ikuti,” pungkasnya.



