REDAKSI8.COM – Pengurus Ikatan Sarjana Perikanan Indonesia (Ispikani) Cabang Kalimantan Selatan, dikukuhkan oleh Ketua Umum Ispikani Pusat Gellwyan Jusuf, di Ballroom Hortensia Hotel Roditha Banjarbaru, Sabtu pagi (30/6/18).
Acara ini turut dihadiri oleh Staf Ahli Gubernur Kalsel Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Drs Wing Ariansyah, mewakili Gubernur Kalsel Sahbirin Noor yang berhalangan hadir.
Dalam sambutannya, Paman Birin (sapaan akrab Gubernur Kalsel, red) melalui Wing Ariansyah menyampaikan, salah satu sektor perikanan dan kelautan Provinsi Kalsel, menyimpan banyak potensi.

”Sesuai data BPS, sektor ini mengalami pertumbuhan 2,80 persen dibanding tahun sebelumnya. Selaras dengan ekspor perikanan Kalsel yang mencapai 6 triliyun rupiah,” ujarnya.
Sektor perikanan, tambahnya, mempunyai keunggulan dibandingkan dengan sektor pertambangan, karena sifatnya yang dapat diperbaharui.
”Pembangunan perikanan laut perlu dibingkai ramah lingkungan dan berkelanjutan,” ucapnya.
Ketua Umum Ispikani Gellwyan Jusuf mengatakan, potensi perikanan di Kalsel secara nasional sangat besar dan menjadi satu sektor andalan dari pembangunan nasional. Namun menurutnya selama ini sumbangan dari perikanan itu tidak lebih dari 3%.

”Padahal luas laut kita ini 2/3 dari wilayah daratan. Tinggal mendorong bagaimana perikanan ini bisa memberikan sumbangan yang begitu besar, dengan kebijakan-kebijakan yang bisa memberikan insentif bagi para pelaku usaha perikanan,” beber Gellwyan.
Dia berpendapat, perekonomian dari sektor perikanan tidak hanya dari penangkapan saja, tapi juga dari budidaya.
”Di Kalsel ini merupakan suatu hal yang belum kita garap secara optimal,” imbuhnya.
Gellwyan melanjutkan, Ispikani harus memiliki pemikiran yang inovatif, lantaran sektor perikanan merupakan hal yang harus dikelola dengan teknologi maupun pengetahuan. Kendati demikian, kembali lagi pada SDM yang tersedia.
Ketua Ispikani Cabang Kalsel H Fathul Arifin MP mengatakan, sektor perikanan di kalsel merupakan salah satu ujung tombak perekonomian yang potensial.

”Di Indonesia pemasukan dari sektor perikanan ini mencapai 4 triliyun rupiah. Harapan ke depan dengan adanya asosiasi ini (Ispikani), ada peningkatan sumber daya manusia dari tahun ke tahun,” pungkasnya.
Pengukuhan pengurus Ispikani Cabang Kalsel ini berdasarkan Surat Keputusan tentang pengesahan pengurus cabang Ispikani Cabang Kalsel periode 2018-2022, yang ditetapkan di Jakarta pada tanggal 7 Mei 2018 lalu.
Seusai pengukuhan, acara dilanjutkan dengan diskusi panel dengan Tema menuju masa depan perikanan Kalimantan Selatan.



