REDAKSI8.COM – Desa Simpang Tiga Kecamatan Mataram merupakan salah satu desa penghasil karet (Getah) di Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan. Lahan perkebunan getah cukup luas dan memadai. Jenis-jenis karet yang dihasilkan berupa Getah karet (Lateks), Lump, bokar (Bahan olahan karet), dan juga Sheet (Lembaran).
Karet lembaran asap bergaris (Ribbed Smoked Sheet) inilah yang menjadi salah satu produk unggulan desa yang bernilai tinggi. Ini merupakan salah satu jenis produk olahan yang berasal dari lateks (getah) yang diolah secara teknis mekanis dan kimiawi dengan pengeringan menggunakan rumah asap.

Adapun proses pengolahan karet lembaran asap bergaris diawali dengan pengolahan lateks (Penyaringan, Pengenceran, Pembekuan), penggilingan, proses pengeringan, sortasi dan pengepakan.
Petani karet biasanya hanya mengolah hasil karet menjadi lump. Mutu yang dihasilkan juga rendah. Hasil getah yang dihasilkan menjadi homogen di setiap desa.
Berdasar hal tersebut para petani karet yang tergabung dalam UPPB Maju Bersama melakukan terobosan baru dalam hal keefektifan untuk menambah nilai jual karet. pengolahan Karet lembaran asap bergaris diharapkan dapat meningkatkan mutu dari produk yang dihasilkan serta menambah varian hasil karet yang diolah.
Karet lembaran asap nergaris menjadi solusi disaat Nilai harga jual karet yang rendah, dan juga menjadi salah satu unit usaha yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di Desa Simpang Tiga khususnya di RT 03, Sungai Baru.
Diketahui bahwa getah sheet desa simpang tiga merupakan salah satu getah sheet terbaik di kalimantan selatan, sehingga menjadi produk unggulan desa yang dapat bersaing di pasar secara luas.
Seperti yang disampaikan oleh Ahmad Ramdhani selaku Pendamping Desa Kecamatan Mataraman mengatakan, pembuatan karet lembar getah bergaris agar harga jual getah lebih mahal,” tuturnya. Jumat (17/9/2021)
Ia menjelaskan, saat ini harga jual mentah yang setelah di sadap kisaran harga 7 ribu sampai 8 ribu, tetapi kalau sudah dibuat berupa lembaran getah bergaris maka harga jual lebih mahal lagi.



