REDAKSI8.COM, BANJAR – Respons cepat kembali ditunjukkan petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar. Seekor ular sanca batik (python) dengan panjang sekitar 1,5 meter berhasil dievakuasi dari area Kantor Kecamatan Astambul, Jalan Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari Nomor 2, Kelurahan Astambul, Kabupaten Banjar, Rabu (8/7/2026).
Keberadaan ular tersebut pertama kali diketahui oleh salah seorang warga, Miftahul Jannah, ketika sedang berlangsung pekerjaan perbaikan bangunan di lingkungan kantor kecamatan. Saat para pekerja memindahkan material, ular terlihat bersembunyi di sela-sela tumpukan kayu yang berada di area renovasi.

“Ketika melihat ular itu, saya langsung melaporkannya kepada petugas Damkar agar segera ditangani karena khawatir membahayakan para pekerja maupun masyarakat yang berada di sekitar lokasi,” ujar Miftahul Jannah.
Laporan tersebut segera ditindaklanjuti oleh Tim Rescue DPKP Kabupaten Banjar. Kepala Bidang Pemadam Kebakaran, Penyelamatan dan Sarana Prasarana DPKP Banjar, M. Kasyaf R, mengatakan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 14.45 Wita.
“Informasi yang kami terima menyebutkan ada seekor ular sanca batik dengan panjang kurang lebih 1,5 meter berada di sekitar tumpukan kayu di area Kantor Kecamatan Astambul,” jelas Kasyaf.
Setelah menerima laporan, tim langsung menuju lokasi dengan membawa peralatan khusus penanganan satwa liar. Berbekal pengalaman dan kemampuan dalam penyelamatan hewan, petugas melakukan proses evakuasi secara hati-hati agar tidak membahayakan warga maupun ular tersebut.
“Alhamdulillah, proses penangkapan berjalan lancar dan ular berhasil diamankan. Penanganan selesai sekitar pukul 15.30 Wita,” katanya.
Menurut Kasyaf, ular yang berhasil dievakuasi tidak dibunuh. Satwa tersebut akan dilepasliarkan kembali ke habitat yang aman dan jauh dari kawasan permukiman warga, sehingga tidak menimbulkan potensi gangguan maupun konflik dengan manusia.
Selain melakukan evakuasi, petugas Damkar juga memberikan edukasi kepada masyarakat di sekitar lokasi. Warga diimbau agar tetap waspada apabila menemukan ular atau satwa liar lainnya, terlebih saat musim hujan maupun ketika terdapat tumpukan kayu, semak belukar, atau material bangunan yang berpotensi menjadi tempat persembunyian reptil.
Petugas juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mencoba menangkap ular sendiri karena dapat membahayakan keselamatan. Apabila menemukan satwa liar yang berpotensi mengancam, warga diminta segera menghubungi DPKP Kabupaten Banjar agar penanganan dapat dilakukan secara cepat, aman, dan sesuai prosedur.



