REDAKSI8.COM, MINAHASA UTARA – Prestasi gemilang kembali dipersembahkan Kontingen Minahasa Utara (Minut) pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Sulawesi Utara tahun 2025. Sejumlah cabang olahraga tampil memukau dan sukses mengharumkan nama daerah, khususnya Cabor Tenis Meja yang menjadi pusat sorotan.
Di bawah kepemimpinan Ketua PTMSI Minut Danny Rotinsulu dan penanggung jawab cabor Stephen Tuwaidan, Tim Tenis Meja Minut berhasil memborong 5 medali emas dan keluar sebagai juara umum. Raihan ini menjadi prestasi tertinggi di antara Cabor yang dibina Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Sebagai Kepala Inspektorat Pemkab Minut, Stephen Tuwaidan dinilai sukses mengawal atlet-atletnya tampil maksimal di setiap nomor pertandingan. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata kerja keras, strategi matang, serta dukungan total dari para pelatih dan ofisial.
“Perolehan 5 emas ini adalah hasil kerja bersama. Kami bangga atas semangat para atlet yang berjuang tanpa kenal lelah demi mengharumkan nama Minahasa Utara,” ujar Tuwaidan saat ditemui dalam agenda groundbreaking Alun-Alun di Kompleks Kantor Bupati, Rabu (26/11).
Sementara itu, dua OPD lainnya yang menjadi penanggung jawab cabor juga turut memberikan kontribusi meski belum mampu melampaui pencapaian tenis meja.
— Cabor Wushu yang dipimpin Kadis Dikda Carla Sigarlaki meraih 3 emas
— Cabor Binaraga di bawah Jofieta Supit menyumbang 2 emas
Selain tenis meja, Cabor Sambo menjadi salah satu penyumbang medali terbanyak dengan 4 medali emas. Kiprah Ketua Sambo Minut Johannes Wewengkang bersama pelatih dan atlet mendapat dukungan kuat dari Kabag PBJ Jein Maramis dan Kabag Pembangunan Endru Palandung sebagai OPD pendamping.
Keberhasilan lain juga datang dari Cabor Catur yang tampil tak kalah superior. Dipimpin langsung Sekda Minut Ir. Novly Wowiling selaku Ketua Percasi, catur Minut menyegel gelar juara umum dengan raihan 3 emas, 1 perak, dan 1 perunggu. Manager tim Only Mongkau dan jajaran ofisial dianggap berhasil memaksimalkan potensi atlet di papan permainan.
Sekda Wowiling mengungkapkan, capaian medali setiap cabor akan menjadi indikator penilaian kinerja OPD pembina.
“Akan ada penilaian khusus dari pimpinan kepada OPD penanggung jawab yang betul-betul terlibat dalam menunjang cabor saat berlaga. Termasuk yang belum meraih medali,” tegas Sekda yang juga menjabat Ketua Tim Penilai Kinerja (TPK).
Pada Porprov XII yang digelar di Kota Manado ini, Kabupaten Minahasa Utara berhasil mempertahankan posisi papan atas dengan perolehan 33 Emas, 27 Perak dan 69 Perunggu.
Hasil tersebut menempatkan Minut di peringkat 3, di bawah Kota Manado yang tampil sebagai juara umum dengan 164 emas, serta Kabupaten Minahasa dengan 58 emas.
Keberhasilan ini menjadi motivasi besar bagi seluruh atlet Minut untuk terus mengukir prestasi di laga-laga berikutnya, sekaligus mempertegas komitmen pemerintah daerah dalam mendukung dunia olahraga berkembang lebih kompetitif dan berkelanjutan.
Di bawah kepemimpinan Ketua PTMSI Minut Danny Rotinsulu dan penanggung jawab cabor Stephen Tuwaidan, Tim Tenis Meja Minut berhasil memborong 5 medali emas dan keluar sebagai juara umum. Raihan ini menjadi prestasi tertinggi di antara Cabor yang dibina Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Sebagai Kepala Inspektorat Pemkab Minut, Stephen Tuwaidan dinilai sukses mengawal atlet-atletnya tampil maksimal di setiap nomor pertandingan. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata kerja keras, strategi matang, serta dukungan total dari para pelatih dan ofisial.
“Perolehan 5 emas ini adalah hasil kerja bersama. Kami bangga atas semangat para atlet yang berjuang tanpa kenal lelah demi mengharumkan nama Minahasa Utara,” ujar Tuwaidan saat ditemui dalam agenda groundbreaking Alun-Alun di Kompleks Kantor Bupati, Rabu (26/11).
Sementara itu, dua OPD lainnya yang menjadi penanggung jawab cabor juga turut memberikan kontribusi meski belum mampu melampaui pencapaian tenis meja.
— Cabor Wushu yang dipimpin Kadis Dikda Carla Sigarlaki meraih 3 emas
— Cabor Binaraga di bawah Jofieta Supit menyumbang 2 emas
Selain tenis meja, Cabor Sambo menjadi salah satu penyumbang medali terbanyak dengan 4 medali emas. Kiprah Ketua Sambo Minut Johannes Wewengkang bersama pelatih dan atlet mendapat dukungan kuat dari Kabag PBJ Jein Maramis dan Kabag Pembangunan Endru Palandung sebagai OPD pendamping.
Keberhasilan lain juga datang dari Cabor Catur yang tampil tak kalah superior. Dipimpin langsung Sekda Minut Ir. Novly Wowiling selaku Ketua Percasi, catur Minut menyegel gelar juara umum dengan raihan 3 emas, 1 perak, dan 1 perunggu. Manager tim Only Mongkau dan jajaran ofisial dianggap berhasil memaksimalkan potensi atlet di papan permainan.
Sekda Wowiling mengungkapkan, capaian medali setiap cabor akan menjadi indikator penilaian kinerja OPD pembina.
“Akan ada penilaian khusus dari pimpinan kepada OPD penanggung jawab yang betul-betul terlibat dalam menunjang cabor saat berlaga. Termasuk yang belum meraih medali,” tegas Sekda yang juga menjabat Ketua Tim Penilai Kinerja (TPK).
Pada Porprov XII yang digelar di Kota Manado ini, Kabupaten Minahasa Utara berhasil mempertahankan posisi papan atas dengan perolehan 33 Emas, 27 Perak dan 69 Perunggu.
Hasil tersebut menempatkan Minut di peringkat 3, di bawah Kota Manado yang tampil sebagai juara umum dengan 164 emas, serta Kabupaten Minahasa dengan 58 emas.
Keberhasilan ini menjadi motivasi besar bagi seluruh atlet Minut untuk terus mengukir prestasi di laga-laga berikutnya, sekaligus mempertegas komitmen pemerintah daerah dalam mendukung dunia olahraga berkembang lebih kompetitif dan berkelanjutan.



