Selasa, 1 September 2026
  • Login
  • Register
Redaksi 8
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
Redaksi 8
No Result
View All Result

Bupati Wiyatno Minta PBS Lebih Transparan Kepada Pemerintah Daerah

Frimantir by Frimantir
20 Februari 2026
A A
Bupati Wiyatno Minta PBS Lebih Transparan Kepada Pemerintah Daerah
Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

REDAKSI8.COM, KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas, Muhammad Wiyatno, meminta perusahaan besar swasta (PBS) yang beroperasi di wilayah kabupaten setempat, agar lebih terbuka dan transparan kepada pemerintah daerah.

“Jangan sampai pemerintah daerah justru tidak mengetahui apa yang sedang berlangsung di wilayahnya sendiri. Melalui forum silaturahmi ini, kita harapkan terjadi pertukaran informasi yang lebih terbuka,” kata Bupati Wiyatno.

Hal itu disampaikannya saat memimpin rapat koordinasi dengan PBS di sektor kehutanan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Kapuas, di ruang rapat rumah jabatan Bupati Kapuas, Kamis (19/2/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan para pelaku usaha kehutanan dalam mewujudkan pengelolaan hutan yang berkelanjutan, tertib, dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

LihatJuga :

Vendor Kurir Shopee di Tapteng Dipertanyakan, Pekerja Klaim Gaji Dipotong hingga Dipecat Sepihak

Butuh Konsultasi NAPZA? IPWL YPR Kobra Kalsel Buka Hotline WhatsApp Gratis

Tekan Angka Kecelakaan, Satlantas Polres Tanbu Pasang 14 Rambu Chevron di Jalur Rawan Mantewe

Bupati Andi Rudi Latif Kukuhkan Paskibraka Angkatan 23 Tanah Bumbu Tahun 2026

Bupati Wiyatno menegaskan Pemkab Kapuas berhak mengetahui seluruh proses kegiatan investasi, baik dari sisi administrasi maupun operasional, agar pengawasan dan koordinasi dapat berjalan dengan baik.

Ia menyoroti sering terjadinya konflik dan sengketa lahan antara perusahaan dengan masyarakat di sektor perkebunan, pertambangan, maupun kehutanan.

Menurutnya, berbagai persoalan tersebut tidak jarang berujung pada tindakan anarkis dan proses hukum, sehingga menjadi tantangan besar bagi pemerintah daerah dalam menjaga situasi kondusif wilayah.

“Pemerintah daerah pada prinsipnya menyambut dan mempermudah investasi di Kabupaten Kapuas. Namun kami berharap hak-hak masyarakat harus menjadi prioritas. Jangan sampai perusahaan merasa sudah menyelesaikan kewajibannya, tetapi di sisi lain masyarakat merasa belum,” tegasnya.

Wiyatno mengingatkan kemungkinan adanya oknum tertentu dari masyarakat maupun pihak ketiga, yang kerap memanfaatkan situasi untuk memperkeruh suasana.

Hal ini justru menghambat penyelesaian masalah dan berpotensi memicu konflik baru.

Selain itu, dia menekankan pentingnya antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), mengingat wilayah Kapuas akan segera memasuki musim kemarau.

Ia menilai karhutla menjadi ancaman serius karena titik api sering berada di kawasan hutan yang sulit dijangkau, sehingga menyulitkan upaya pemadaman dan penanganan.

“Kalau karhutla sudah terjadi, akan sangat sulit menanganinya. Karena itu, pencegahan harus menjadi prioritas bersama, khususnya bagi perusahaan kehutanan yang beroperasi di lapangan,” ujarnya.

Dalam rakor tersebut dibahas berbagai isu strategis, antara lain terkait penataan kawasan hutan, kepatuhan terhadap izin usaha, kewajiban perusahaan dalam melaksanakan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (CSR), serta dukungan perusahaan terhadap program pembangunan daerah.

Perusahaan yang berada di sektor kehutanan diharapkan dapat berkontribusi lebih besar, baik melalui peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, maupun dukungan terhadap pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Share26Tweet16Send

Related Posts

YBM PLN Hadirkan Gerobak Cahaya, Dukung Suyata Kembangkan Usaha Bakso Keliling

YBM PLN Hadirkan Gerobak Cahaya, Dukung Suyata Kembangkan Usaha Bakso Keliling

by Ramadhani MTD.
31 Agustus 2026

REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UP3 Kuala Kapuas melalui Pilar Program Ekonomi menyalurkan satu unit gerobak baru,...

Polda Kalsel Uji Cairan Berbahan Minyak Nabati untuk Padamkan Bara Karhutla di Gambut

Polda Kalsel Uji Cairan Berbahan Minyak Nabati untuk Padamkan Bara Karhutla di Gambut

by Irma Dahliana
31 Agustus 2026

REDAKSI8.COM, BANJARBARU - Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan (Kalsel) menguji metode baru untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya...

Lewat Family Support Group, YPR Kobra Kalsel Perkuat Pemulihan Residen Napza Bersama Keluarga

Lewat Family Support Group, YPR Kobra Kalsel Perkuat Pemulihan Residen Napza Bersama Keluarga

by Irma Dahliana
31 Agustus 2026

REDAKSI8.COM, BANJARBARU - Sebanyak 78 residen IPWL YPR Kobra Nusantara Kalimantan Selatan mengikuti Family Support Group di Wisata Danau Seran,...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia – Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Login
  • Sign Up

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia - Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In