REDAKSI8.COM – Bupati Banjar KH Khalilurrahman menyerahkan bantuan berupa benih ikan, calon indukan ikan, pakan ikan dari Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Mandiangin, penyerahan bantuan obat ikan, Penyerahan Bantuan Chest Freezer dan penyerahan bantuan premi asuransi nelayan.
Penyerahan tersebut dilakukan setelah selesai apel kerja gabungan lingkup pemerintah Kabupaten Banjar, Senin (25/11/2019) pagi di halaman kantor Bupati Kabupaten Banjar.

Bupati Banjar KH Khalilurrahman mengatakan bahwa kabupaten Banjar merupakan swasembada ikan. Oleh karena itu, tinggal bagaimana penyuluh perikanan di Kabupaten Banjar untuk memberikan pemahaman kepada para pembudidaya ikan.
Mengenai program Dinas Perikanan Kabupaten Banjar, menurut Guru Khalil sapaan akrab Bupati Banjar itu berharap agar lebih meningkatkan lagi penyuluhannya kepada pembudiya ikan air tawar yang ada di Kabupaten Banjar.
Kepala Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Mandiangin, Haryo Sutomo yang menganggap program yang dilakukan oleh Dinas Perikanan Kabupaten Banjar sangat bagus.
“Misalnya ketika ada kematian ikan beberapa waktu yang lalu, Diskan berencana mengalihkan sistem pembudidaya dengan Keramba Jaring Apung ke budidaya di darat atau Bioflog untuk mencegah hal ini kembali terjadi,” ujarnya.
Haryo Sutomo menambahkan, BPBAT Mandiangin juga mendukung rencana Diskan Banjar yang lain seperti mengurangi jumlah pembudidayaan ikan dengan sistem Keramba Jaring Apung di Waduk Riam Kanan.
“Memang sistem budidaya dengan sistem Keramba Jaring Apung disana harus dikurangi. Harapannya ke depan kita bisa bersama-sama Diskan Banjar yang sudah punya program bagus ini untuk bekerja sama untuk mensejahterakan masyarakat,” jelasnya.
Hingga saat ini lanjut Haryo Sutomo, BPBAT Mandiangin pada tahun 2019 telah memberikan bantuan benih dan indukan ikan sebanyak 2,5 juta ekor kepada para pembudidaya secara cuma-cuma untuk keberlanjutan dan kemajuan perikanan di Kabupaten Banjar.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Banjar Banjar, Riza Dauly mengatakan, penyaluran bantuan di bidang perikanan di Kabupaten Banjar ini bertujuan untuk mendukung ketahanan dan keamanan pangan di Kabupaten Banjar.
“Diantaranya adalah pembagian benih, calon indukan dan obat sebagai stimulus bagi pembudidaya ikan. Bantuan tersebut kami salurkan pada 5 Pokdakan yang sudah berbadan hukum,” ungkapnya.
Selain itu diserahkan pula Asuransi Nelayan dengan harapan memberikan jaminan keselamatan jiwa bagi nelayan yang melaut. Bupati Banjar juga menyerahkan Kartu Asuransi Nelayan
“Hingga saat ini sudah kita bagikan 500 kartu Asuransi Nelayan. Sementara kami fokuskan pada nelayan yang berada di Kecamatan Aluh-Aluh karena nelayan di laut lebih rentan. Bahkan sejak Asuransi ini dibagikan, sudah ada 2 nelayan yang meninggal dunia dan keluarganya telah mendapatkan manfaat dari Asuransi ini hingga ratusan juta rupiah,” terang Riza Dauly.



