REDAKSI8.COM – Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru Rizana Mirza, mengatakan, tempat karantina pasien OTG Covid-19 seperti di BPSDMD Ambulung Provinsi Kalsel dan Asrama Haji akan kembali di aktifkan.
Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi pembeludakan pasien suspek covid-19 yang sejauh ini berdasarkan proporsi diagram persentase kasus Covid-19 di Banjarbaru, angka kesembuhan mencapai 81,67 persen, kemudian angka kasus aktif mencapai 14,75 persen dan angka kasus meninggal hanya mencapai 3,57 persen.

“Memang sudah ada pernyataan dari pemerintah provinsi akan mengaktifkan lagi. Jadi di Ambulung sudah mulai di aktifkan. Sedangkan di Bapelkes satu-satunya yang belum tutup sampai sekarang,” terangnya kepada pewarta ini, Senin (26/7).
Sementara, Walikota Banjarbaru, H. Muhammad Aditya Mufti Arifin belum lama tadi berinisiatif akan memanfaatkan rumah-rumah dinas (Rumdin) Lurah dan Camat di setiap kelurahan untuk menampung masyarakat yang belum mendapatkan ruang perawatan.
“Semoga dengan upaya kita ini dapat menurunkan status covid di Kota Banjarbaru,” harapnya.

Sedangkan Direktur RS Daerah Idaman Banjarbaru, dr. Endah Labati Silapurna, melalui Pamflet yang tengah beredar hari ini mengumumkan, IGD RSDI sementara waktu di tutup lantaran pasien covid-19 telah melebihi kapasitas.
Bagi masyarakat yang tetap ingin mendapatkan pelayanan rumah sakit diminta mendatangi rumah sakit sekitar Banjarbaru dan Martapura.



