REDAKSI8.COM, KALSEL – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor memperingatkan potensi hujan sedang hingga lebat disertai kilat/petir dan angin kencang di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel) pada tanggal 20 hingga 26 Mei 2026.
Dimana cuaca di Kalsel selama sepekan ke depan diprakirakan didominasi kondisi berawan dengan potensi hujan ringan hingga lebat di beberapa daerah.

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor, Ota Welly Jenny Thalo melalui Prakirawan BMKG, Liesda Dwi Kartika mengatakan, wilayah utara dan barat Kalsel menjadi daerah yang berpotensi lebih dulu diguyur hujan intensitas sedang hingga lebat.
“Pada periode 20 sampai 22 Mei 2026, wilayah Kalimantan Selatan bagian utara seperti Tabalong, Balangan dan Hulu Sungai Utara serta wilayah barat meliputi Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Selatan, Tapin, Barito Kuala, Kabupaten Banjar, Banjarmasin dan Banjarbaru berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat,” ujarnya, Selasa (19/5/26).
Sementara pada 23 hingga 26 Mei 2026, cuaca berawan hingga hujan ringan diprakirakan masih terjadi di sebagian besar wilayah Kalsel, termasuk Kotabaru, Tanah Bumbu dan Kabupaten Tanah Laut.
BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem berupa hujan disertai petir dan angin kencang yang diprakirakan terjadi pada malam hingga dini hari di sejumlah wilayah.
Pada 21 Mei 2026 malam hingga dini hari, potensi cuaca ekstrem diprediksi terjadi di Banjarmasin, Barito Kuala, Tapin, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Balangan, Tabalong dan Kotabaru.
Kemudian 23 sampai 24 Mei 2026 siang hingga sore hari, hampir seluruh wilayah Kabupaten dan kKota di Kalimantan Selatan diprakirakan berpotensi mengalami kondisi serupa.
“Sedangkan 25 hingga 26 Mei 2026, potensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang diperkirakan terjadi di Tanah Laut, Tanah Bumbu, Tabalong, Hulu Sungai Utara dan Kotabaru,” sebutnya.
Selain cuaca ekstrem, BMKG mengingatkan masyarakat pesisir untuk mewaspadai potensi pasang air laut maksimum di Perairan Kotabaru dan Sungai Barito dengan ketinggian mencapai 3 meter.
BMKG juga mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap cuaca ekstrem selama masa peralihan musim hujan ke musim kemarau yang berpotensi memicu hujan lebat mendadak, puting beliung, dan hujan es.
“Masyarakat juga diminta rutin memantau perkembangan cuaca melalui kanal resmi BMKG serta menghindari aktivitas yang berisiko saat cuaca buruk terjadi,” turupnya.



