REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Memasuki periode puncak musim hujan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Selatan (Kalsel) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir dan bencana hidrometeorologi lainnya pada bulan Desember hingga Januari.
Ketua Pokja Pengelolaan Data dan Informasi BMKG Kalsel, Wiji Cahyadi, menjelaskan, sebagian besar wilayah di Kalsel mulai menunjukkan risiko banjir dengan kategori menengah.
“Ini bulan Desember dan Januari ya, terutama di puncak musim hujan. Ini adalah daerah-daerah yang berpotensi untuk banjir,” ujarnya, Rabu (10/12/25).
Adapun beberapa wilayah tersebut yaitu Kabupaten Tabalong hingga Kabupaten Kotabaru yang masuk ke dalam kategori waspada.
“Dari Tabalong sampai Kotabaru juga ada. Kalau potensi tinggi belum ada, ini yang menengah ya,” ucapnya.
Kendati demikian, Wiji menegaskan, meski kategori tinggi belum muncul, namun potensi banjir tetap harus diantisipasi karena hujan yang turun kini lebih sering dan intensitasnya meningkat.
Selain banjir, potensi bencana hidrometeorologi lain yang bisa muncul bersamaan dengan hujan lebat, terlebih pada beberapa wilayah perbukitan di Kalsel juga berisiko longsor.
“Masyarakat dimohon terus waspada terhadap potensi terjadinya bencana hidrometeologis seperti banjir, terutama di daerah yang curah hujan jenis tinggi. Kemudian juga tanah longsor di daerah perbukitan dan lereng,” tekannya.
Sebab katanya, hujan dengan intensitas tinggi dalam waktu singkat dapat memicu banjir bandang.
“Selalu waspada, terutama ketika curah hujan yang tinggi, yang skala pendek, yang berpotensi terjadi banjir bandang di lereng-lereng perbukitan,” tuntasnya.



