Pelaksanaan ujian dibagi dalam tiga sesi per hari selama tiga hari, dengan maksimal 100 peserta per sesi dan durasi empat jam setiap sesi. Kegiatan ini digelar oleh BKPSDM Tapteng bekerja sama dengan BKN Kanreg VI Medan.
Kepala BKPSDM Tapteng, Gusni Army Pasaribu, mengatakan profiling ASN menjadi langkah penting dalam membangun basis data talenta ASN yang terukur dan berintegritas.
“Hasil profiling ini menjadi pijakan kebijakan pengembangan karier ASN agar bekerja sesuai kompetensi dan potensinya demi pelayanan publik yang berkualitas,” ujarnya.
Kegiatan dibuka oleh Plt. Sekdakab Tapteng, Dra. Nurjalilah, mewakili Bupati Tapteng, serta dihadiri Kepala Kanreg VI BKN Medan, Dr. Janry Haposan U.P. Simanungkalit.
Nurjalilah menyebut Profiling ASN sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola kepegawaian berbasis sistem merit sesuai amanat Permenpan RB Nomor 38 Tahun 2017 dan Nomor 3 Tahun 2020.
“ASN ke depan harus adaptif, kreatif, dan inovatif. Profiling ini menjadi dasar untuk pengembangan karier yang adil dan berbasis kompetensi,” tegasnya.
Kegiatan ini diharapkan memperkuat penerapan sistem merit serta mendorong lahirnya ASN Tapanuli Tengah yang berkinerja tinggi, berakhlak, dan melayani masyarakat sepenuh hati. (Jerry).



