Minggu, 9 Agustus 2026
  • Login
  • Register
Redaksi 8
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
Redaksi 8
No Result
View All Result

Berkejaran dengan Waktu, Tim SAR Hadapi Risiko Habitat Buaya dalam Pencarian Remaja di Tanah Bumbu

Ramadhani MTD. by Ramadhani MTD.
13 Juli 2026
A A
Berkejaran dengan Waktu, Tim SAR Hadapi Risiko Habitat Buaya dalam Pencarian Remaja di Tanah Bumbu
Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

REDAKSI8.COM, TANAH BUMBU – Operasi pencarian terhadap AR (15), seorang remaja yang diduga kuat diterkam buaya di Sungai Desa Karang Bintang, Kecamatan Karang Bintang, Kabupaten Tanah Bumbu, menjadi ujian berat bagi Tim SAR Gabungan.

Pasalnya, selain berkejaran dengan waktu sejak dilaporkan hilang pada Minggu (12/7/2026) siang, tim penyelamat kini harus bertaruh nyawa menghadapi ancaman predator yang mengintai di dalam habitat aslinya selama proses penyisiran aliran sungai.

Insiden mengerikan ini bermula sekitar pukul 14.30 WITA ketika seorang saksi mata melihat korban mendadak disambar seekor buaya saat berada di sekitar sungai. Tubuh remaja malang tersebut langsung tenggelam dan tidak lagi muncul ke permukaan.

Laporan kehilangan yang masuk ke Kantor SAR Banjarmasin pada pukul 22.12 WITA dari perwakilan warga, Arif Maulana, segera memicu pergerakan kilat Unit Siaga SAR Batulicin.

LihatJuga :

Pemkab Kotabaru Gelar HAN 2026, Dorong Partisipasi dan Kreativitas Anak

Komisi I DPRD Kapuas Konsultasi dan Koordinasi ke Kota Batam

Latgab PMR se-Kabupaten Banjar Perkuat Keterampilan dan Jiwa Kemanusiaan Pelajar

706 Pesilat Ramaikan Bupati Banjar Cup 2026, Ajang Cetak Bibit Atlet Berprestasi

Sebanyak tujuh personel penyelamat langsung meluncur menggunakan Rescue Car D-Max ke lokasi kejadian malam itu juga untuk memulai asesmen dan penanganan darurat.

Mengingat tingginya risiko keselamatan dalam operasi kali ini, kekuatan besar dari berbagai unsur gabungan langsung diterjunkan.

Unit Siaga SAR Batulicin bahu-membahu bersama Satpol PP dan Damkar Simpang Empat, BPBD Tanah Bumbu, Jhonlin Rescue, Polsek dan Koramil Karang Bintang, hingga aparatur desa serta masyarakat setempat.

Armada tempur air berupa rubber boat, peralatan komunikasi, hingga perlengkapan water rescue dikerahkan penuh untuk menembus titik-titik rawan di sepanjang sungai.

SAR Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana, menegaskan bahwa keselamatan seluruh personel menjadi prioritas utama yang tidak bisa ditawar dalam operasi ekstrem ini. Strategi pencarian diatur sedemikian rupa agar tim tidak justru menjadi korban berikutnya dari satwa buas di perairan tersebut.

“Setelah menerima laporan, kami segera mengerahkan tim rescue menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi pencarian. Metode pencarian akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan serta mempertimbangkan faktor keselamatan seluruh personel yang bertugas, mengingat dugaan keterlibatan satwa buas di lokasi kejadian,” terang I Putu Sudayana.

Kondisi sungai yang gelap dan menjadi sarang predator membuat otoritas SAR mengeluarkan peringatan keras bagi warga sekitar.

Sudayana meminta masyarakat menahan diri dan menyerahkan sepenuhnya proses evakuasi kepada petugas yang memiliki kualifikasi serta peralatan yang memadai.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pencarian secara mandiri di sekitar lokasi tanpa pendampingan petugas, karena area tersebut berpotensi membahayakan. Apabila beraktivitas di sekitar sungai yang merupakan habitat buaya, masyarakat diharapkan selalu meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi imbauan keselamatan,” tambahnya.

Hingga saat ini, keberadaan korban AR masih belum berhasil ditemukan. Di bawah ancaman bahaya satwa liar yang terus mengintai, Tim SAR Gabungan berkomitmen untuk terus memaksimalkan penyisiran dan memperkuat koordinasi di lapangan hingga tanda-tanda keberadaan korban berhasil diidentifikasi.

Share26Tweet16Send

Related Posts

Pemkab Kotabaru Gelar HAN 2026, Dorong Partisipasi dan Kreativitas Anak

Pemkab Kotabaru Gelar HAN 2026, Dorong Partisipasi dan Kreativitas Anak

by Gilang Romadhon
9 Agustus 2026

REDAKSI8.COM, KOTABARU - Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) menggelar Peringatan...

Karhutla di Banjarbaru Capai 664 Hektare, Landasan Ulin Jadi Wilayah Terparah

Karhutla di Banjarbaru Capai 664 Hektare, Landasan Ulin Jadi Wilayah Terparah

by Irma Dahliana
8 Agustus 2026

REDAKSI8.COM, BANJARBARU - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarbaru mencatat luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sepanjang Januari hingga...

Musim Kemarau dan Serangan Penyakit Pangkas Hasil Panen Padi Petani di Palam

Musim Kemarau dan Serangan Penyakit Pangkas Hasil Panen Padi Petani di Palam

by Irma Dahliana
8 Agustus 2026

REDAKSI8.COM, BANJARBARU - Produksi padi petani di Kelurahan Palam, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, mengalami penurunan yang cukup signifikan pada musim...

Load More

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia – Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Login
  • Sign Up

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia - Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In