REDAKSI8.COM, BANJAR — Senyum bahagia terpancar dari wajah Saidi, warga Desa Sungai Batang Ilir, Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar. Rumah yang sebelumnya berada dalam kondisi tidak layak huni kini telah berubah menjadi hunian yang lebih aman, sehat dan nyaman untuk ditempati.
Rumah milik Saidi tersebut secara resmi diresmikan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banjar, Kamis (27/8/2026). Peresmian ini menjadi bukti bahwa zakat yang dihimpun tidak hanya sebatas angka, tetapi mampu hadir dan memberikan perubahan nyata bagi kehidupan masyarakat yang membutuhkan.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Martapura Barat H. Ahmad Rabbani, AKS, M.Si, bersama jajaran terkait, Pemerintah Desa Sungai Batang Ilir, serta masyarakat setempat.
Tidak berhenti pada program rumah layak huni, kegiatan BAZNAS Kabupaten Banjar juga dirangkai dengan penyaluran bantuan sembako bagi masyarakat lanjut usia (lansia) serta pemeriksaan kesehatan.
Rangkaian kegiatan itu memperlihatkan kepedulian yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat secara langsung. Rumah diperbaiki agar lebih layak ditempati, kebutuhan pokok lansia dibantu, sementara kondisi kesehatan masyarakat juga mendapat perhatian.
Program rumah layak huni merupakan salah satu bentuk pemanfaatan dana zakat, infak dan sedekah (ZIS) untuk membantu mustahik mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak.
Bagi Saidi, perubahan rumah tersebut tentu memiliki arti yang jauh lebih besar daripada sekadar perbaikan bangunan. Hunian yang sebelumnya tidak layak kini menjadi tempat berlindung yang lebih nyaman bagi dirinya dan keluarga dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Kepala Desa Sungai Batang Ilir, Zulkifli, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah kabupaten Banjar melalui BAZNAS atas perhatian yang diberikan kepada warganya.
Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti karena mampu mengubah kondisi rumah warga yang sebelumnya tidak layak menjadi hunian yang lebih layak dan nyaman.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Banjar yang telah membantu warga kami. Dengan adanya program ini, rumah warga yang sebelumnya tidak layak huni sekarang menjadi layak huni,” ujar Zulkifli.
Ia berharap perhatian dan kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu dapat terus berlanjut, sehingga semakin banyak warga yang merasakan manfaat dari program sosial tersebut.
Sementara bagi para lansia yang menerima bantuan, paket sembako diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan pangan sehari-hari. Pemeriksaan kesehatan juga menjadi langkah preventif agar kondisi kesehatan kelompok lanjut usia dapat diketahui dan ditangani lebih dini.
Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa pengelolaan zakat dapat memberikan dampak luas apabila disalurkan secara tepat sasaran. Bantuan tidak hanya berbentuk materi, tetapi juga menghadirkan rasa kepedulian dan perhatian kepada masyarakat.
Sinergi antara BAZNAS, pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan masyarakat menjadi bagian penting dalam memastikan program tersebut benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan.
Dari sebuah rumah yang kembali berdiri layak, hingga senyum para lansia yang menerima bantuan, program BAZNAS Kabupaten Banjar di Desa Sungai Batang Ilir menjadi gambaran sederhana tentang bagaimana zakat dapat mengubah kehidupan.
Sebab, pada akhirnya, zakat bukan hanya tentang memberi. Lebih dari itu, zakat adalah tentang menghadirkan harapan, memulihkan martabat, dan memastikan masyarakat yang membutuhkan tetap memiliki tempat untuk hidup dengan aman dan layak.



