REDAKSI8.COM, TANAH BUMBU – Menjelang masa tenang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak tahun 2024, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tanah Bumbu menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pemantapan Pencegahan Pelanggaran dan Pengawasan Tahapan Pemungutan dan Penghitungan Suara, di salah satu hotel di Batulicin dari 24 hingga 25 November.
Peserta yang hadir dalam kegiatan itu meliputi Ketua dan Anggota Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) se-Kabupaten Tanah Bumbu, perwakilan Polres Tanah Bumbu, Kodim 1022/Tanah Bumbu, dan Polsek Kecamatan Batulicin.
Ketua Bawaslu Tanah Bumbu Muhammad Yusuf, melalui Komisioner Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat, Hasmiya Ningsih, menyampaikan pentingnya sinergi antara pengawas pemilu, aparat penegak hukum, dan masyarakat dalam mencegah pelanggaran.
“Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kembali melalui panwascam, bahwa setiap Pengawas TPS siap melakukan pengawasan, selain itu juga untuk memperkuat koordinasi dan meningkatkan pemahaman terkait langkah-langkah pencegahan pelanggaran pada tahapan pemungutan dan penghitungan suara. Harapannya, seluruh elemen yang terlibat dapat bekerja maksimal untuk mewujudkan Pilkada yang jujur dan adil,” ujar Hasmiya Ningsih pada minggu (23/11/2024).
Komisioner Bawaslu juga menekankan kepada peserta rakor agar selalu menjaga kesehatannya sampai ke tahap pencoblosan dan perhitungan suara di TPS.
“Panwascam, Pengawas Kelurahan dan Desa (PKD) dan PTPS diharapkan bisa menjaga kondisi kesehatannya agar selalu fit sampai masa pencoblosan hingga perhitungan suara,” tambah Hasmiya.
Selama dua hari pelaksanaan, rakor ini juga mengagendakan diskusi interaktif antara peserta dan narasumber untuk membahas tantangan yang dihadapi di lapangan. Berbagai potensi pelanggaran yang menjadi sorotan.
Dalam rakor tersebut, peserta mendapatkan materi terkait penyelenggaraan tahapan pemungutan dan penghitungan suara dari narasumber Rahmiyati Wahdah, S.Pd, yang merupakan Demisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banjarmasin.
Rakor itu diharapkan mampu memperkuat kesiapan seluruh elemen dalam menghadapi tahapan kritis Pemilu 2024. Dengan adanya sinergi yang kuat antara Bawaslu, aparat penegak hukum, dan masyarakat, pelaksanaan Pilkada di Tanah Bumbu diharapkan berjalan lancar tanpa pelanggaran berarti.
Peserta yang hadir dalam kegiatan itu meliputi Ketua dan Anggota Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) se-Kabupaten Tanah Bumbu, perwakilan Polres Tanah Bumbu, Kodim 1022/Tanah Bumbu, dan Polsek Kecamatan Batulicin.
Ketua Bawaslu Tanah Bumbu Muhammad Yusuf, melalui Komisioner Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat, Hasmiya Ningsih, menyampaikan pentingnya sinergi antara pengawas pemilu, aparat penegak hukum, dan masyarakat dalam mencegah pelanggaran.
“Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kembali melalui panwascam, bahwa setiap Pengawas TPS siap melakukan pengawasan, selain itu juga untuk memperkuat koordinasi dan meningkatkan pemahaman terkait langkah-langkah pencegahan pelanggaran pada tahapan pemungutan dan penghitungan suara. Harapannya, seluruh elemen yang terlibat dapat bekerja maksimal untuk mewujudkan Pilkada yang jujur dan adil,” ujar Hasmiya Ningsih pada minggu (23/11/2024).
Komisioner Bawaslu juga menekankan kepada peserta rakor agar selalu menjaga kesehatannya sampai ke tahap pencoblosan dan perhitungan suara di TPS.
“Panwascam, Pengawas Kelurahan dan Desa (PKD) dan PTPS diharapkan bisa menjaga kondisi kesehatannya agar selalu fit sampai masa pencoblosan hingga perhitungan suara,” tambah Hasmiya.
Selama dua hari pelaksanaan, rakor ini juga mengagendakan diskusi interaktif antara peserta dan narasumber untuk membahas tantangan yang dihadapi di lapangan. Berbagai potensi pelanggaran yang menjadi sorotan.
Dalam rakor tersebut, peserta mendapatkan materi terkait penyelenggaraan tahapan pemungutan dan penghitungan suara dari narasumber Rahmiyati Wahdah, S.Pd, yang merupakan Demisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banjarmasin.
Rakor itu diharapkan mampu memperkuat kesiapan seluruh elemen dalam menghadapi tahapan kritis Pemilu 2024. Dengan adanya sinergi yang kuat antara Bawaslu, aparat penegak hukum, dan masyarakat, pelaksanaan Pilkada di Tanah Bumbu diharapkan berjalan lancar tanpa pelanggaran berarti.



