REDAKSI8.COM – Pada Rabu (12/2) sekitar pukul 01.00 wita dini hari, Banjir yang menggenangi pemukiman warga Desa Dalam Pagar, Kecamatan Martapura Timur Kabupaten Banjar sejak Jumat (7/2) mereda.


Derasnya air yang turun ke Sungai Martapura membuat masyarakat beserta santri Pondok Pesantren Syeikh Muhammad Arsyad Al – Banjary bergotong royong membersihkan tempat tinggal dan sekolah, lantaran bekas genangan sampah dan lumpur akibat banjir cukup banyak.

Seorang santri Kelas 3 Aliyah Ponpes Syeikh Muhammad Arsyad Al – Banjary, Ahmad Maky mengaku, tingginya air yang menggenangi sekolahnya itu sempat menghentikan proses belajar mengajar selama kurang sepekan. Hari ini Ahmad Maky bersama seluruh santri di sekolahnya bergotong royong membersihkan bekas banjir tersebut.

“Alhamdulillah sudah turun airnya. Kemarin tinggi airnya hampir sampai ke lutut. Besok insyaAllah sudah bisa sekolah lagi,” Ucap Ahmad Maky dengan tenang.
Bagi warga yang tempat tinggalnya tidak jauh dari ponpes Syeikh Muhammad Arsyad Al – Banjary, Muhammad Sholeh, pada tahun sebelumnya permukaan air belum sampai masuk ke dalam rumahnya, hanya menggenangi lantai teras rumahnya saja. Akan tetapi lanjutnya, air yang naik tahun ini jauh lebih tinggi hingga masuk ke dalam rumahnnya.

“Kami baru saja selesai membersihkan rumah bekas banjir dari pagi tadi. Sebenarnya air mulai turun sejak sore kemarin, tapi tidak banyak. Lewat tengah malam barulah secara drastis airnya surut,” ungkapnya.



