REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Menyambut Ramadhan 1447 Hijriah, Banjarbaru Ramadhan Festival 2026 kembali hadir di Lapangan Dr. Murdjani dengan konsep lebih meriah dan inklusif.
Event tahunan Pasar Wadai tersebut menghadirkan ratusan stan kuliner khas Banjar sekaligus membuka ruang ekonomi bagi UMKM lokal Kota Banjarbaru.

Festival dipersembahkan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disbporabudpar) bekerja sama dengan event organizer (EO) Vabinendra.
Dengan kegiatan mengusung tema ‘Harmoni Ramadhan dalam Kebersamaan Banua’ direncanakan dibuka secara resmi pada 1 Ramadhan 1447 Hijiriah, yang akan berlangsung selama 26 hari.
Perwakilan EO Vabinendra, Netty mengatakan, Banjarbaru Ramadhan Festival 2026 menjadi program unggulan yang secara khusus mengakomodasi pelaku usaha lokal.
“Banjarbaru Ramadhan Festival tahun ini menjadi program yang sangat luar biasa yang diminta oleh Wali Kota Ibu Lisa Halaby, beliau sangat mengutamakan PKL dan UMKM asli Banjarbaru,” ujarnya.
Ia menjelaskan, di tahun ini festival akan menghadirkan jumlah stan gratis terbanyak sepanjang penyelenggaraan Pasar Wadai di Kota Banjarbaru.
“Tahun ini adalah tahun yang terbanyak kita memberikan stan gratis bagi pelaku usaha, yakni sebanyak 150 unit,” sebutnya.
Rinciannya, 100 stan berukuran 2,5 x 2,5 meter dan 50 stan berukuran 2,2 x 2,2 meter. Seluruh stan diberikan gratis lengkap dengan fasilitas listrik dan air tanpa dipungut biaya selama hampir satu bulan.
“Syaratnya satu, ber-KTP di Banjarbaru, kedua memiliki izin usaha, dan ketiga adalah makanannya khas Banjar,” jelasnya.
Selain stan gratis bagi UMKM lokal, festival menyediakan stan komersial untuk sektor umum seperti dealer kendaraan, provider, serta produk makanan dan minuman ringan.
Tak hanya itu, Banjarbaru Ramadhan Festival 2026 akan diisi dengan berbagai lomba, pentas seni, festival Islami, serta kegiatan keagamaan yang melibatkan masyarakat.
“Meski begitu kita ada konser-konseran ya, karena khusus memang kita masih dalam suasana berduka karena bencana alam,” imbuhnya.

Hingga saat ini, sudah tercatat 137 pelaku UMKM yang telah mendaftar untuk mendapatkan stan gratis.
Sementara pendaftar stan komersial telah mencapai sekitar 70 peserta.
“Yang kita siapkan masih 20-an, untuk sponsor utama ada dari Bank Kalsel dan penutupan pendaftaran paling lambat minggu depan sudah closing, kalau sudah memenuhi kuota hingga 150 maka kita tutup pendaftaran,” terangnya.
Sementara itu, salah satu warga Banjarbaru, Onky mengatakan, sangat antusias menantikan pelaksanaan Pasar Wadai Tahun 2026 ini.
“Bagus ya, karena itu setahun sekali kalau diadakan, salah satu pilihan untuk mencari mencari takjil sekaligus ngabuburit jadi tempat wisata lah,” katanya.
Ia mengapresiasi langkah Pemerintah Kota yang telah memberikan banyak stan gratis bagi pelaku usaha lokal sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Banjarbaru.
“Harapannya nanti kita ada waktu, jadi disempatkan lah datang ke pasar wadai di sela-sela bekerja,” tutupnya.



