REDAKSI8.COM – Banjarbaru Spartan Akademi atau disingkat BSA, merupakan sekolah basket bagi pemain putra – putri usia dini (7 – 14 tahun).
Nama BSA sendiri terinspirasi dari pejuang yang tidak pernah menyerah, Spartan.
Didukung penuh oleh Dewi Sukmasari Nizami sebagai Owner, BSA membuka sekolah basket ini untuk memotivasi anak-anak usia dini untuk lebih bekerjakeras dalam mencapai impian.
Pelatih BSA Ahmad Maulana mengatakan, tujuan lain dibukanya sekolah ini adalah untuk pembinaan atlet basket usia dini agar bisa berlaga di Popda, Porprov, yang berdampak untuk kemajuan olahraga basket Banjarbaru.
”Awal mula membuka sekolah basket ini karena ingin membangun pondasi para pebasket di Banjarbaru, agar bisa melangkah ke tingkat yang lebih tinggi,” ujar Maulana.
Ditargetkan, tambah Maulana, setiap pemain memiliki fundamental yang baik dan memiliki mental juara sebelum mengikuti kompetisi resmi, serta meningkatkn kemampuan permainan basket mereka.

”Per tiga bulan kami akan membagikan raport kepada orang tua siswa, sehingga orang tua mengetahui perkembangan anak-anaknya,” ucapnya.
Dibuka sejak tanggal 8 Juli 2018, hingga saat ini BSA sudah memiliki 15 orang siswa, yang terdiri dari 9 putra dan 6 putri. Pada pertengahan bulan September mendatang, BSA akan menutup pendaftaran sesi pertama.
BSA menggelar latihan rutinnya setiap hari Sabtu dan Minggu pagi, pukul 07.30 – 09.30 WITA, di Lapangan Basket Ratu Elok Komplek Ratu Elok Kelurahan Sungai Besar Banjarbaru.

Untuk latihan dasar, jajaran pelatih yang terdiri dari 5 orang, memilik kurikulum yang disesuaikan dengan anak-anak usia dini, seperti handling ball, basic body control, shooting, dan individual defense.
Sekadar diketahui, Pelatih BSA Ahmad Maulana merupakan seorang atlet basket dan pernah melatih tim PON Putri Kalsel di Jawa Barat pada tahun 2016 lalu.
Dia juga pernah membawa tim bola basket putri Banjarbaru meraih medali emas saat Porprov tahun 2017 di Tabalong. Prestasi lainnya yaitu pernah menjadi pelatih putra terbaik versi DBL tahun 2016.



