REDAKSI8.COM – Upacara Hari Kesadaran Nasional rutin diperingati setiap bulan pada tanggal 17. Momen ini dimanfaatkan untuk mengingatkan kembali tentang tugas Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai abdi negara yang harus selalu memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, H. Masruri, bertindak sebagai pembina Apel Hari Kesadaran Nasional di halaman Setda Pemkab Banjar Martapura, Kamis (17/10/2019) yang diikuti oleh seluruh Struktur Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Banjar.

H. Masruri mengingatkan, melalui Apel Hari Kesadaran Nasional seluruh Pegawai Hegeri Sipil (PNS) dan Non PNS dalam meningkatkan Profesionalitas dan Integritas, diminta supaya berperan maksimal dalam melayani masyarakat di Kabupaten Banjar.
“Disiplin merupakan syarat wajib yang harus ditanamkan dalam jiwa seorang PNS, dalam melaksanakan fungsi dan tugasnya,” inginnya.
Pada kesempatan tersebut H. Masruri juga menyampaikan, dalam menghadapi revolusi indsutri era 4.0 (four point zero), hendaknya ASN dapat menyikapi dan meningkatkan kompetensi dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi.
“Maka saya mengingatkan kepada seluruh ASN untuk lebih bijak dalam bermedia tekhusus dalam membroadcast yang bersifat persekusi, bullying dan tindak kejahatan di dunia maya atau cybercrime,” nasehatnya.
Lebih jauh guna mendukung suksesnya Kabupaten Banjar menuju Smart City, kepada para ASN dan stakeholder meminta agar lebih berperan aktif dalam pelaksanaan dan pengembangan Smart Government.
“Ini harus menjadi catatan penting dan menjadi perhatian kita bersama, agar kedepan tercipta kota cerdas bukan hanya sekedar mengikuti tren, tetapi memang menjadi sebuah langkah strategis. Salah satunya dalam memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan terukur kepada masyarakat di Kabupaten Banjar,” jelas Masruri.
Sebelum mengakhiri H. Masruri juga mengharapkan kepada para ASN menyisihkan sebagian hartanya untuk mengeluarkan zakat, infaq dan sedekah.
“Zakat, infaq dan sedekah yang diberlakukan kepada PNS, dimaknai sebagai pembersih harta atau gaji yang diperoleh setiap bulan,” tandasnya.

Pada kesempatan ini pula dilakukan Kuliah tujuh menit oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Banjar, KH Fadlan Asy’ari. Ia menyampaikan kepada para ASN untuk tetap rendah hati, Kerja tulus iklas. Karena sambungnya keridhoan Allah SWT akan mendatangakan segala kebaikan dunia dan akhirat.



