REDAKSI8.COM – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-108 yang dilaksanakan Kodim 1006/Martapura tidak hanya membawa perubahan infrastruktur di Desa Bi-ih, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, tetapi juga memberi dampak ekonomi positif bagi warga sekitar.
Salah satunya dirasakan langsung oleh Jam’iatul Huda (20), penjual gorengan lokal. Sejak kedatangan Satgas TMMD, dagangannya seperti pisang goreng, tahu, dan tempe laris manis diserbu para anggota TNI dan warga yang turut menyaksikan jalannya kegiatan.

“Alhamdulillah, sejak ada TMMD, dagangan saya cepat habis. Ramai terus dari pagi sampai sore. Mereka suka nongkrong sambil pesan gorengan dan minuman,” ujar Huda dengan senyum, Rabu (22/07/2020).
Di tempat yang sama, anggota Satgas TMMD, Serda Rifky Budi Pratama, yang sedang menikmati gorengan pesanan, mengaku dirinya dan rekan-rekan sering mampir ke warung Huda. Selain menjadi tempat singgah, warung ini juga jadi titik interaksi sosial antara TNI dan masyarakat.
“Sejak awal kami ditempatkan di sini, kami tinggal di rumah-rumah warga. Setiap hari kami berusaha menjaga komunikasi dan kebersamaan dengan masyarakat, termasuk malam hari saat kami bersantai bersama warga,” ucap Rifky.
Meskipun berada di tengah keramaian, Rifky menegaskan bahwa seluruh anggota Satgas tetap mematuhi protokol kesehatan sesuai perintah komando atas. “Kami tetap jaga jarak, pakai masker, dan tidak mengabaikan anjuran kesehatan,” katanya.
Program TMMD ke-108 tak hanya mempererat hubungan antara TNI dan rakyat, tetapi juga menjadi berkah tersendiri bagi pelaku usaha kecil di desa, memperlihatkan bahwa pembangunan tidak hanya soal fisik, tetapi juga menyentuh aspek sosial dan ekonomi warga.



