REDAKSI8.COM, BANJAR – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Banjar bekerja sama dengan Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Kalimantan Selatan sukses melaksanakan In-service Training (IN) 2 Pelatihan Pembelajaran Mendalam (PM).
Pelatihan komprehensif yang menjadi rangkaian akhir dari program penguatan kompetensi ini diikuti oleh para kepala sekolah dari jenjang PAUD, SD, SMP, SPNF, SLB hingga SMA/SMK. Kegiatan berlangsung selama empat hari, mulai Senin sampai Kamis, 10–13 November 2025, dan dipusatkan di SMPN 3 Martapura.
Pelatihan IN 2 dirancang untuk menguatkan pemahaman peserta dalam menerapkan konsep Pembelajaran Mendalam di satuan pendidikan. Empat elemen utama desain pembelajaran menjadi fokus utama pelatihan, yakni:
1. Praktik pedagogis
2. Kemitraan pembelajaran
3. Penciptaan lingkungan belajar
4. Pemanfaatan teknologi digital
Para peserta juga diwajibkan mempresentasikan dan memeriksa portofolio hasil On-the-Job Training (OJT) yang sebelumnya telah mereka jalankan di sekolah masing-masing.
Pada hari pertama, peserta memaparkan hasil implementasi program pembelajaran mendalam di sekolah masing-masing. Presentasi tersebut mencakup:
– Penguatan strategi pedagogis
– Pengembangan kerja sama dengan orang tua dan komunitas
– Inovasi penciptaan lingkungan belajar
– Integrasi perangkat digital untuk mendukung kegiatan belajar
Sesi diskusi berlangsung dinamis. Fasilitator memberikan masukan konstruktif sehingga peserta dapat mengembangkan praktik pembelajaran yang lebih efektif.
Memasuki hari kedua dan ketiga, kegiatan dipenuhi dengan sesi sharing best practices. Para kepala sekolah berbagi pengalaman terbaik terkait:
– Metode pembelajaran inovatif di kelas
– Penguatan peran orang tua sebagai mitra pembelajaran
– Pembangunan lingkungan belajar yang aman dan nyaman
– Optimalisasi teknologi sebagai media pembelajaran
Momen ini menjadi ajang saling belajar antar-satuan pendidikan sekaligus memperluas wawasan peserta terhadap berbagai pendekatan pembelajaran yang telah terbukti efektif.
Pada hari terakhir, peserta kembali melanjutkan sesi presentasi dan berbagi praktik baik. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan refleksi pembelajaran, di mana peserta diajak meninjau capaian, kendala, serta strategi pengembangan pascapelatihan.
Puncaknya, seluruh peserta menyusun Rencana Tindak Lanjut (RTL) sebagai komitmen untuk mengimplementasikan pembelajaran mendalam secara konsisten di sekolah masing-masing.
Kegiatan secara resmi ditutup oleh PIC Pembelajaran Mendalam Disdik Banjar, H. M. Suriansyah, yang menekankan pentingnya keberlanjutan program ini untuk mendorong transformasi pendidikan di Kabupaten Banjar.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar, Hj. Liana Penny, menyampaikan apresiasi atas keseriusan para peserta dalam mengikuti pelatihan.
“Saya sangat bangga melihat antusiasme para Pengawas, Kepala Sekolah, dan Guru. Pembelajaran Mendalam adalah kunci untuk membentuk generasi unggul dengan keterampilan abad ke-21. Saya yakin ilmu dan praktik baik yang diperoleh akan berdampak signifikan pada peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Banjar,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kolaborasi dengan BGTK Kalsel menjadi langkah strategis untuk memastikan peningkatan kompetensi tenaga pendidik berjalan berkelanjutan.
“Kami berharap hasil pelatihan ini tidak hanya diterapkan di kelas, tetapi dapat berkembang menjadi budaya pembelajaran di seluruh sekolah di Kabupaten Banjar,” tambahnya.
Pelatihan IN 2 Pembelajaran Mendalam ini diharapkan menjadi katalisator perubahan positif, mendorong lahirnya inovasi pembelajaran, serta menciptakan lingkungan sekolah yang lebih adaptif terhadap kebutuhan peserta didik di era modern.
Bangkai Ikan Menumpuk di Aliran Sungai di Kabupaten Banjar, Warga Minta Pintu Bendungan Dibuka Beberapa Jam
REDAKSI8.COM, BANJAR – Tumpukan bangkai ikan yang hanyut di aliran sungai dari kawasan Bendungan Karang Intan hingga Desa Sungai Arfat...



