REDAKSI8.COM, BANJAR – Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Banjar Tahun 2025 yang digelar di Ruang Paripurna Lantai II Gedung DPRD Kabupaten Banjar, Jalan A. Yani Km. 40, Kelurahan Keraton, Kecamatan Martapura, Kamis (13/11/2025). Kehadiran unsur TNI ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergitas antara legislatif, eksekutif, dan aparat keamanan dalam pembangunan daerah.
Rapat Paripurna yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Banjar, H. Agus Maulana, S.H., tersebut turut menghadirkan perwakilan Pemerintah Kabupaten Banjar, Polres Banjar, Kejaksaan Negeri Martapura, Dinas Perhubungan, sejumlah SKPD, staf ahli bupati, serta unsur media. Kehadiran berbagai stakeholder tersebut mencerminkan pentingnya pembahasan agenda strategis yang berpengaruh langsung terhadap arah pembangunan Kabupaten Banjar tahun mendatang.
Pada rapat kali ini, DPRD Kabupaten Banjar menyampaikan sejumlah Raperda inisiatif, yang mencakup beberapa bidang strategis. Di antaranya adalah terkait dengan perubahan peraturan daerah terkait pemerintahan desa, untuk memperkuat tata kelola pemerintahan desa dan meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran desa.
Juga dibahas Raperda tentang toko swalayan, yang menyoroti penataan usaha ritel modern agar tetap seimbang dengan keberadaan UMKM dan pasar rakyat. Raperda pengembangan ekonomi kreatif, yang bertujuan mendorong tumbuhnya pelaku ekonomi berbasis inovasi, seni, dan kerajinan lokal. Raperda pembinaan dan pengembangan olahraga daerah, untuk menciptakan ekosistem olahraga yang lebih maju, mulai dari fasilitas hingga pembinaan atlet muda.
Rangkaian pembahasan tersebut memperlihatkan fokus DPRD dalam memperkuat sektor ekonomi, tata kelola pemerintahan desa, dan sektor sosial masyarakat.
Selain membahas Raperda inisiatif, rapat juga menetapkan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2026. Propemperda ini menjadi acuan arah legislasi daerah pada tahun mendatang, termasuk regulasi di sektor administrasi, penataan ruang, pelayanan publik, dan peningkatan kualitas lingkungan hidup.
DPRD juga menyampaikan perubahan alat kelengkapan dewan, serta penyampaian pemandangan umum dan pendapat akhir fraksi-fraksi terhadap sejumlah Raperda strategis, seperti pengelolaan sampah dan pengurangan limbah, Sistem penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Penyelenggaraan perhubungan untuk perbaikan layanan transportas dan Administrasi kependudukan serta peningkatan layanan dokumen kependudukan
Setiap fraksi memberikan catatan yang menekankan pentingnya sinergi dan percepatan implementasi kebijakan, terutama pada isu-isu lingkungan dan mitigasi bencana yang menjadi perhatian utama Kabupaten Banjar.
Isu lingkungan menjadi salah satu sorotan rapat. DPRD menekankan perlunya:
– Sistem deteksi dini bencana, terutama karhutla yang hampir setiap tahun menjadi ancaman di wilayah Banjar.
– Penataan tata ruang yang lebih adaptif, untuk meminimalkan risiko banjir dan kerusakan lingkungan.
– Pengembangan program pengelolaan sampah berbasis masyarakat, seperti bank sampah, pelatihan kader pengelola sampah, dan optimalisasi TPS3R di desa dan kelurahan.
Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mengurangi beban pengelolaan sampah di tingkat kabupaten.
Kehadiran Kodim 1006/Banjar melalui Kapten Inf Dudy Suaspriyadi menegaskan bahwa TNI tidak hanya berperan dalam keamanan, tetapi juga aktif mendukung agenda pembangunan dan koordinasi lintas sektor.
Kodim 1006/Banjar berkomitmen mendukung pemerintah daerah terutama dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah. Mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan bencana. Berperan dalam percepatan pembangunan daerah melalui sinergi TNI, Pemerintah Daerah, Masyarakat
Sinergi ini dinilai sangat penting, terutama dalam menghadapi tantangan ke depan seperti perubahan iklim, ancaman karhutla, dan kebutuhan peningkatan pembangunan infrastruktur serta layanan publik.
ULM Laksanakan Wisuda ke-131, Kukuhkan sebanyak 958 Wisudawan
REDAKSI8.COM, BANJARMASIN – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) kembali menggelar Wisuda ke-131 Tahun 2026 dengan melepas sebanyak 958 wisudawan dan wisudawati...



