REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru melalui Dinas Pendidikan (Disdik) secara simbolis menyerahkan sejumlah perlengkapan peserta didik tidak mampu jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Dalam kegiatan itu dilaksanakan penyerahan pembangunan toilet, serta pembukaan lomba Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI), di Aula Widyatama Disdik Banjarbaru, Rabu (24/9/25) siang.

Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby mengatakan, program tersebut berfokus pada peningkatan mutu pendidikan, pemberdayaan siswa, serta penguatan karakter melalui bahasa dan budaya.
Dengan adanya FTBI, Ia ingin bahasa Banjar dapat terus lestari ke generasi muda.
“Dengan lomba ini bisa membuat generasi muda terus melestarikan bahasa ibu yaitu bahasa Banjar,” harapnya.
Meski begitu, Lisa menekankan, pentingnya peran kepala sekolah sebagai penggerak inovasi di dunia pendidikan.
“Saya harap masing-masing sekolah bisa melakukan banyak inovasi, sehingga kita dapat bersaing di dunia pendidikan, dan tentunya meningkatkan mutu pendidikan di Kota Banjarbaru,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Disdik Kota Banjarbaru, Dedy Sutoyo menyebutkan, sesuai data yang pihaknya miliki, yaitu ada 1.900 penerima dan itu akan berlanjut sampai 5 tahun kedepan.
Selama 5 tahun berjalan, ada sekitar 498 orang siswa yang akan didistribusikan untuk seragam baru.
“Segala perkembangan data tentu menjadi perhatian kita untuk perluasan pengembangan program ini,” ucapnya.
Di sisi lain, terkait pengembangan bahasa, baik bahasa Asing, dan Daerah melalui perlombaan Tunas Bahasa Ibu, bahkan programnya sampai ke level Nasional.
Sedangkan program Bahasa Inggris, Disdik Banjarbaru telah berkerjasama dengan Perpustakaan Daerah (Perpusda), dan Bahasa Indonesia di ttahun2025 ini akan ada uji kompetensi untuk siswa-siswa.
“Tahun kemarin ada siswa dari Banjarbaru mewakili Kalsel, dan tahun ini ada O2SN dari Banjarbaru sekarang lagi berkompetisi di Jakarta,” tandasnya.



