REDAKSI8.COM, BANJAR – Pemerintah Kabupaten Banjar kembali melakukan rotasi dan pengisian jabatan strategis di lingkungan birokrasi. Bupati Banjar H. Saidi Mansyur secara resmi melantik serta mengambil sumpah lima pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di Mahligai Sultan Adam, Martapura, Rabu (17/9/2025) pagi.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat, diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Bupati Banjar, dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara sumpah jabatan, dan diakhiri dengan penyerahan SK secara langsung kepada masing-masing pejabat yang baru dilantik.
Adapun lima pejabat yang dipercaya mengemban tugas baru adalah:
– Dian Marliana sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik.
– Yudi Andrea sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
– dr. Taufik Norman Hidayat sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).
– Erny Wahdini sebagai Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DinsosP3A P2KB).
– Kencana Wati sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.
Kelima pejabat tersebut dipandang memiliki rekam jejak, kapasitas, dan integritas yang layak untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama, sesuai dengan hasil proses seleksi terbuka yang telah dilaksanakan sesuai aturan.

Dalam sambutannya, Bupati Saidi Mansyur menegaskan bahwa jabatan baru yang dipercayakan bukanlah sekadar penghargaan, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi.
“Saya meyakini bahwa pejabat yang dilantik hari ini adalah figur terbaik yang telah melalui proses seleksi sesuai peraturan perundang-undangan. Mereka memiliki rekam jejak, kompetensi, dan integritas yang dapat diandalkan. Saya berharap amanah ini dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujar Saidi.
Bupati juga menekankan pentingnya inovasi dalam birokrasi. Menurutnya, pejabat JPTP harus mampu menjadi motor penggerak organisasi sekaligus teladan bagi aparatur sipil lainnya. Ia berpesan agar para pejabat tidak terpaku pada pola lama yang monoton, melainkan harus adaptif, kreatif, serta mengedepankan sinergi dan kolaborasi, baik secara internal antar perangkat daerah maupun eksternal dengan lembaga lain.
Lebih jauh, Bupati Saidi memberikan penekanan pada aspek integritas dalam kepemimpinan. Ia mengingatkan para pejabat agar selalu menjauhi praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) serta mengedepankan transparansi dalam menjalankan program pemerintahan.
Selain itu, pelayanan publik yang cepat, adil, dan ramah menjadi prioritas utama. “Saya mendorong seluruh pejabat untuk menghadirkan pelayanan publik yang tulus dan bertanggung jawab kepada masyarakat. Kepercayaan rakyat harus kita jawab dengan kerja nyata, bukan sekadar formalitas,” tegasnya.
Pelantikan lima pejabat ini sekaligus menjadi momentum penting bagi Pemkab Banjar dalam memperkuat kinerja organisasi pemerintahan. Dengan adanya rotasi dan pengisian jabatan baru, diharapkan dinamika pemerintahan semakin segar dan mampu merespons tantangan pembangunan di Kabupaten Banjar, khususnya dalam bidang sosial, politik, hukum, penegakan ketertiban umum, hingga pelayanan literasi dan kearsipan.
Acara pelantikan turut disaksikan oleh jajaran Forkopimda, pejabat eselon II dan III, serta tokoh masyarakat. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan moral terhadap pejabat yang baru dilantik agar dapat bekerja optimal dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Banjar.



